13 Pesilat Kota Banjar Disiagakan Maju Popwilda Jabar

BANJAR, (KAPOL).- Pekan Olahrga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Jabar dijadwalkan 27 Juli 2019 di Bandung. Tersisa waktu sekitar sebulan lagi kedepan sekarang ini.

Sebanyak 13 atlet Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat Kota Banjar yang tergabung Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Banjar disiagakan.

Demikian dikatakan Wakil Ketua IPSI Kota Banjar, Bidang SDM, Dida Holida, S.Pd, saat training camp di Sport Center Langensari, KOta Banjar, Selasa (25/6/2019).

Menurut Dida, dari 13 pesilat itu. Meliputi, atlet putra sebanyak 8 orang dan atlet putri sebanyak 5 orang.

“Kota Banjar masuk zona IV Jabar. Bergabung atlet Kab Bandung, Kab Garut, Kab Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya dan Kab Ciamis,”ujar Dida kepada “KAPOL”.

Ditegaskan dia, waktu bertanding “makalangan” Pesilat Banjar menyisakan waktu sebulan lagi. Seiring itu, proses latihan kian ditingkatkan.

“Prestasi bisa diraih dengan perjuangan dan latihan. Proses latihan ini sebagai jembatan untuk meraih kemenangan. Adapun juara itu merupakan buah atau hasil kerja keras selama berlatih,” ujarnya.

Menurut Tim Pelatih, Tono Tarsono, training camp merupakan sarana interaksi, pembelajaran untuk mencetak sebuah kemandirian dan keilmuan.

“Dipastikan jelang kejuaraan digelar dahulu training camp. Ini menjadi agenda rutin. Intensitas lebih ditingkatkan, dibanding latihan biasa. Itu saja diantara perbedaanya,” kata Tono.

Sekretaris IPSI Kota Banjar, Alfin Nurhadi, menambahkan, training camp yang dijalani ini sebagai kesatuan program bidang kepelatihan dan organisasi IPSI Kota Banjar.

“Meskipun kurang sarana prasarana dan dukungan moril, program latihan harus tetap berjalan. Ini semua demi kemajuan dan membawa nama baik pencak silat Kota Banjar di tingkat Jabar mendatang,” tutur Alfin.

Kendati dukungan yang dialami penuh kesederhanaan, dikatakan dia, bertekad untuk menjadikan kekuatan. “Pesilat terbiasa kaderisasi mandiri,” ujarnya.

Walaupun demikian, dia berharap pencak silat diperhatikan semua pihak. Termasuk kepedulian masyarakat itu sendiri.

“Pencak silat adalah warisan budaya bangsa. Seharusnya stakholder terkait mendukung kemajuan pencak silat secara moril. Karena, ini bagian dari penunjang kemajuan pencak silat di Kota Banjar, lebih jauhnya meraih prestasi,” ucap Alfin. (D.Iwan)***

Keterangan Foto :
PESILAT Kota Banjar yang disiagakan mengikuti Popwilda Jabar 2019, saat training camp di sport center Langensari, Selasa (25/6/2019).

Diskusikan di Facebook
Baca juga ...