57.712 Kendaraan Di Kota Tasikmalaya Tidak Bayar Pajak

image
Seluruh anggota Babinkamtibmas mengikuti pelatihan pendataan wajib pajak di Aula Bhayangkara Polres Tasikmalaya Kota, Senin (11/4/2016) | ERWIN R WIDIAGIRI/"KP"

INDIHIANG, (KAPOL).-
Sebanyak 57.712 kendaraan baik roda dua maupun roda empat di Kota Tasikmalaya di tahun 2015 tidak melakukan daftar ulang atau bayar pajak kendaraan. Data tersebut terungkap saat digelar Pelatihan Sistem Pelaporan Informasi Ketertiban masyarakat (Sispitibmas) di Aula Bhayangkara Polres Tasikmalaya Kota, Senin (11/4/2016).

Menurut Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota AKP Suharto, dalam pelatihan ini anggota Babinkamtibmas seluruh Polsek di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota diberdayakan untuk menulusuri kendaraan yang belum membayar pajak hingga ke pelosok. Hal ini dilakukan guna menelusuri penyebebnya apa sehingga wajib pajak itu tidak bisa melaksanakan kewajibannya membayar pajak.

“Para Babin ini hanya mendata dan dari hasil dari pendataan tersebut kita hanya menelusuri saja dan melaksanakan apakah kendaraan itu masih dimiliki oleh pemiliknya dalam hal ini wajib pajak. Atau kendaraan itu sudah beralih tangan atau dijual atau kendaraan itu sudah rusak parah dan tidak bisa digunakan,” katanya.

Dikatakan Suharto, guna memudahkan pendataan ini pihaknya bekerjasama dengan Dispenda dan perusahaan penyedia jasa aplikasi PT Nagabendu. Sehingga para babin dalam melakukan pendataan itu dibantu dengan aplikasi yang dibuat perusahaan jasa penyedia aplikasi itu melalui sarana smartpone.

Selain itu, lanjut Suharto, pihaknya juga dalam melayani dan memudahkan masyarakat wajib pajak dalam membayar pajak kendaraannya ada Samsat Gendong. Satu petugas dari Polisi dan satu petugas dari Dispenda siap mendatangi wajib pajak langsung ke rumah atau lokasi wajib pajak. “Samsat gending sifatnya door to door agar lebih memudahkan wajib pajak,” katanya. (Erwin RW).

Komentari