oleh

Fokus Pilkada 2020, Kabisa Imbau Iwan Saputra Tak Ikut “Open Bidding” Sekda

TASIKMALAYA, (KAPOL).- DR. H..iwan Saputra dilarang ikut Open Bidding Sekretaris Daerah (Sekda) yang tengah dibuka Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya belum lama ini.

Larangan itu disampaikan oleh Keluarga Besar Iwan Saputra (Kabisa) yang terdiri dari 16 elemen Organisasi Masyarakat keluarga besar TNI Polri

Mereka berharap Iwan Saputra tetap fokus untuk menjadi Calon bupati Tasikmalaya di Pilkada Kabupaten Tasikmalaya tahun 2020 mendatang.

“Kami berharap Aa (Iwan Saputra) tidak ikut bagian dan mendaftar open bidding Sekda Kabupaten Tasikmalaya,” kata perwakilan Ormas, Apih Yono kepada disela Deklarasi Kabisa di Karangresik, Kota Tasikmalaya, Jumat (25/10/2019)

Menurutnya, Kabisa yang terdiri dari 16 organisasi masyarakat keluarga besar TNI Polri bersepakat meminta Iwan Saputra untuk tidak ikut open bidding yang tengah dibuka Pemkab Tasikmalaya.

Permintaan Kabisa ini, lantaran memiliki misi mensukseskan Iwan Saputra menjadi Bupari Tasikmalaya di Pilkada 2020 mendatang.

“Meski secara karir Iwan layak untuk jadi Sekda, tetapi kami menilai Aa lebih cocok menjadi Bupat,” tuturnya.

Dikatakan Yono, permintaan orang tua kepada Iwan Saputra tersebut, dilatar belakangi kecintaan dan harapan perubahan untuk Kabupaten Tasikmalaya lebih baik.

“Kami meminta Aa untuk tidak daftar dan siap mendorong serta memperjuangkan Aa menjadi Bupati,” ungkapnya.

Apih Yono menambahkan, meski secara peluang dan finansial menjanjikan untuk Iwan Saputra, tetapi Kabisa lebih mempertimbangkan Iwan Saputra maju di Pilkada. Pasalnya, Kabupaten Tasikmalaya saat ini butuh perubahan.

Sementara itu, DR. H. Iwan Saputra mengatakan apa yang diharapkan orang tua tersebut akan dilaksanakan atau dituruti.

Adapun posisi Sekda akan memberikan peluang kepada orang lain untuk ikut open bidding, ungkap iwan yang juga Kepala Bappeda Kabuparen Tasikmalaya.(KAPOL)***

Komentar

News Feed