Ahli Waris, Terima Klaim BPJS Ketenagakerjaan Sumedang Rp 24 Juta 

Rizal Dariakusumah, berharap seluruh pekerja di wilayah Kabupaten Sumedang, termasuk perangkat desanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan

SUMEDANG, (KAPOL).- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Sumedang, menyerahkan santunan manfaat program senilai Rp 24.310.370 kepada Ny. Siti Mariam (48) sebagai ahli waris Alm. Supomo (61) warga Dusun Warungkidul RT 1 RW 3 Desa Kertamekar, Kec. Tanjungkerta.

Ahli waris Alm. Supomo  yang sebelumnya menjabat Kasi Pemerintahan di Desa Kertamekar itu, menjadi pemanfaat Jaminan Kematian (JK) dan Jaminan Hari Tua (JHT) melalui BPJS Ketenagakerjaan Kab. Sumedang.

Diketahui, Alm. Supomo merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia karena sakit pada Juni 2018 lalu.

Kepala Desa Kertamekar, Karistiana mengapresiasi perhatian dari BPJS Ketenagakerjaan tersebut.

Dikatakan, semua aparatur pemerintahan Desa Kertamekar sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Alahamdulillah, cukup besar manfaat dan keuntungan dalam mengikuti jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan itu,” ucapnya pada acara Sosialisasi Program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan di Desa  Kertamekar, Kec. Tanjungkerta.

Menurut Karistiana, keuntungan menjadi peserta jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan itu diantaranya, akan menerima santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JK) dan pensiun.

Dikatakan, santunan atau klaim BPJS Ketenagajerjaan tersebut, tampak memotivasi masyarakat untuk ikut menjadi peserta.

Namun, tingkat pemahaman warga terkait program BPJS Ketenagakerjaan pun diakuinya masih rendah.

Sehingga, ujar dia menambahkan, sosialisasi jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan ini dianggap bisa mendongkrak wawasan masyarakat.

Sementara, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sumedang, Rizal Dariakusumah mengapresiasi Pemdes Kertamekar, karena perangkatnya sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, BPJS Ketenagakerjaan memberikan kepastian perlindungan resiko sosial seperti jaminan hari tua, kecelakaan kerja, kematian dan pensiun.

Hal itu, kata dia, agar ada kenyamanan dalam bekerja, karena sudah dilindungi yang secara langsung akan meningkatkan produktivitas.

Dikatakan, dengan meningkatnya produktivitas, maka potensinya pun akan meningkat yang berujung bisa lebih sejahtera.

“Kami ingin memberikan pelayanan dan perlindungan, bagi tenaga kerja,” ujarnya.

Ia berharap seluruh pekerja di wilayah Kabupaten Sumedang, termasuk perangkat desanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan ini merupakan segmen perangkat desa.

“Apresiasi, kita bisa bekerjasama cukup baik dengan Dinas PMD Pemkab Sumedang,” ucapnya.

Sementara, Kasi Bina Perangkat Pemerintahan Desa (BPPD) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kab. Sumedang, Dinar Diana mengaku bangga yang tampaknya perangkat Desa Kertamekar, semua sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Semoga, kata dia, kepesertaannya bisa merambah ke tingkatan ketua RT, RW, Kadus, LPM, kader PKK dan Posyandu dan sebagainya.

Agar, kata dia, pemdes Kertamekar bisa menjadi percontohan bagi pemdes lainnya.

Ia berharap seluruh aparatur pemdes di Kab. Sumedang untuk menjadi peserta jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Dinar mengatakan, desa itu terbentuk agar masyarakat maju, sejahtera dan mandiri.

Pantauan, dalam kesempatan itu pun digelar sosialisasi jaminan sosial program BPJS Ketenagakerjaan Kab. Sumedang yang disampaikan oleh Heny Heryani. (Azis Abdullah)***

Komentari