IKLAN
BUDAYA

Ajang Moka Rangkul Generasi Muda untuk Proaktif

image

TASIKMALAYA, (KAPOL)-.

Pemilihan Mojang Jajaka (Moka) sebagai agent of change Kota Tasikmalaya tahun 2015 ini kembali digelar. Kepala Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga Kota Tasikmalaya H. Undang Hendiana menegaskan jika regenerasi para kawula muda tersebut sangatlah penting untuk ikut memajukan perkembangan Kota Tasikmalaya.

“Pemerintah tidak bisa gerak sendiri, semangat muda menggelora dari anak muda inilah yang juga kami coba akomodir supaya pada akhirnya mereka bisa ikut membangun khususnya di bidang pariwisata dan budaya,” jelas Undang kepada “KAPOL”, di sela kegiatan Unjuk Kabisa, Rabu malam.

Sebab, harmonisasi antara semua pihak, menurutnya kunci keberhasilan menciptakan satu daerah berkembang. Terlebih menjelang Masyarakat Ekonomi ASEAN beberapa bulan lagi ini juga, menjadikan semua pihak harus berpegangan erat.

Pembekalan peserta selama tanggal 31 Agustus – 3 September 2015 juga, lanjut Undang juga termasuk ke dalamnya menambahkan satu materi terbaru yang sejalan dengan Peraturan Daerah.

“Kali ini, tidak hanya dari akademisi, praktisi, tapi sekaligus ulama juga kami upayakan supaya bisa memperkuat Perda Tata Nilai untuk kota yang religius,” tambah dia.

Undang mengharapkan, duta Tasikmalaya yang akan terpilih nantinya bisa lebih pro aktif memberikan gagasan ide kreatifnya.

“Sekarang di kota kan sudah ada agenda Kibar Budaya, juga lembaga seniman yang diwadahi dalam Dewan Kesenian Tasikmalaya, mereka tidak hanya sebatas terlibat. Ikut mencanangkan ide-ide kreatif baru ini juga perlu,” ujarnya.

Melalui tema Nyungsi Jatina Diri, Nyangga Ajenna Budaya, Ketua Pelaksana Moka 2015, Anggi Tenjiana mengungkapkan jika ajang Moka merupakan cara kontribusi terbaik para pemuda-pemudi untuk kota asalnya.

“Jadi, jangan hanya bisa mengkritisi, tapi kita juga mesti tahu kondisi sebetulnya dan terjun ke lapangan bahkan lebih jauh ikut memperbaiki atau minimal tidak menambah masalah,” ujarnya.

Tahun ini juga diakui Anggi, kegiatan dikonsep berbeda dari sebelumnya dan lebih menonjolkan unsur budaya. Misalnya saja, untuk kunjungan ke sentra industri khas Tasikmalaya, sengaja menggunakan delman. Tidak menggunakan bus, atau odong-odong seperti tahun sebelumnya.

“Karena mereka ini nantinya adalah duta promosi pariwisata dan budaya, ini juga sekaligus menanamkan kembali nilai tradisional salahsatunya dengan akomodasi tradisional yang mesti kita pertahankan,” imbuh dia.

Rangkaian roadshow kampus, technical meeting, karantina, field trip, pembekalan, unjuk kabisa, telah terlewati. Tepat hari Minggu (06/09/2015), akan diadakan babak akhir Pasanggiri MOKA 2015 yang diikuti 12 pasang muda-mudi terbaik asal Tasikmalaya. (Astri Puspitasari)

Komentari

IKLAN

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN
Direktur : H. Usman Rachmatika Kosasih Penanggungjawab: AS Wibowo
Pemimpin Redaksi : Duddy RS
Redaktur Pelaksana : Abdul Latif
Teknologi Informatika : Deni Rosdiana
Promosi dan Iklan : Nova Soraya
Kesekretariatan : Dede Nurhidayat, Sopi
Wartawan : Imam Mudofar, Azis Abdullah, Ibnu Bukhari, Astri Puspitasari, M. Jerry

Alamat Redaksi : Jl. RE. Martadinata No. 215 A Kota Tasikmalaya 46151

To Top