Aktivis Muda NU Pilih Nonton Debat di Dokar Dari Pada ke Santika 

TAWANG, (KAPOL).- Bagi Para Akrifis Muda Nahdlatul Ulama (NU), debat kandidat yang digelar KPU Kota Tasikmalaya di Hotel Santika, Rabu malam (11/1/2017), sangat ditunggu. Sehingga untuk mengetahui langsung jalannya debat menggelar layar lebar di depan Kantor NU, Jalan dr. Soekardjo 47.
Perwakilan pengurus NU pun ada yang ke Hotel Santika. Namun karena membludaknya undangan serta di luar lokasi begitu ramai oleh ketiga pendukung, Ketua PCNU Kota Tasikmalaya, KH Didi Hudaya memilih nonton bareng di Jalan Dokar bersama Lesbumi NU, IPNU, PMII dan Kopri.

Warga yang melintas juga ada yang turut menyaksikan karena hanya di depan Kantor NU layar lebar terpasang laksana nobar sepak bola.
Menurut KH Didi, tujuan debat untuk mengetahui sejauh mana Visi dan Misi calon lima tahun ke depan. Namun tidak semua warga bisa mengakses jalannya debat meski disiarkan langsung televisi lokal.
“Nah kebetulan anak-anak Lesbumi dan IPNU berinisiatif nobar. Maka saya juga memilih berbaur dengan mereka,” kata Didi.
Ketika debat berlangsung, dukung mendukung paslon juga tak kalah sengit seperti di Hotel Santika.

Penonton yang sudah punya dukungan meneriakan yel-yel jagoannya. Apalagi ketika segmen saling tanya, sindiran bahkan cemoohan juga tertuju kelayar lebar.
Meski demikian, suasana kembali mencair setelah debat usai. Para aktifis muda NU itu bersenda gurau sambil menikmati sajian kopi kedai bringkod yang setiap malam mangkal di depan kantor NU. (Jani Noor)***

Komentari