Amin dan Yusuf, Mantan Warga Binaan Lapas Banjar yang Sukses

BANJAR, (KAPOL).- Dua mantan narapidana yang sudah bebas menjalani hukuman di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) III Kota Banjar mampu menunjukan eksistensinya yang bermanfaat untuk masyarakat disekitarnya.

Diantaranya, mantan warga binaan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan

Yaitu, Amin Wahyu Awan (37) warga Dusun/Desa Panulisan, Kecamatan Dayeuh Luhur, Kab Cilacap, Jateng.

Setelah bebas mantan napi Lapas Banjar ini, berhasil menekuni usaha pengolahan kayu lapis atau veneer.

Amin memiliki 28 karyawan. Lima karyawan diantaranya mantan narapidana.

Sementara, Yusuf Sofian (40), warga Lingkungan Pintu Singa, Kelurahan/Kec/Kota Banjar ini, setelah bebas menjalani hukuman, berhasil menjadi instruktur pembuatan piring lidi di wilayah Desa Jajawar, Kec/Koa Banjar.

Keberhasilan mantan narapidana sukses ini, terungkap saat talkshow bersama Kepala Lapas 3 Kota Banjar, Agus Wahono dan Kepala Desa Jajawar, Samsudin di Lapas Kelas III Banjar, Kamis (7/2/2019).

“Yusuf Sofian adalah mantan narapidana Pasal 111 Ayat 4, UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tutur Agus Wahono, seusai talkshow kepada “KAPOL”.

Kehadiran dua mantan narapidana (Amin dan Yusuf) yang sukses tersebut, dikatakan dia, sekaligus spirit untuk warga binaan Lapas Banjar yang sedang menjalani hukuman sekarang ini.

“Keahlian mantan napi itu sebagai bukti nyata, pelatihan selama di dalam Lapas berhasil diimplementasikan setelah bebas menjalani hukuman. Ini sauri tuladan, mantan napi juga mampu memberikan manfaat untuk masyarakat sekitarnya,” kata Agus.

Karya nyata lainnya, warga binaan Lapas Kelas 3 Kota Banjar ini, mampu menyajikan kreativitasnya pada acara Pameran Kunci Bersama/Banjar Expo 2018, di Taman Kota Lapang Bhakti Banjar, awal Desember 2018 lalu.

Pada saat pameran itu, puluhan karya warga binaan dipamerkannya.

Misal, miniatur kapal layar, naga, jeep, lukisan dari kanvas, kaligrafi dan karya kreatif lainnya. Harganya dibandrol mulai Rp 150 ribu sampai Rp 1 jutaan.

Pameran Kunci Bersama bertema Gelar Produk Unggulan dan Investasi Daerah dahulu, diikuti sembilan kabupaten/kota perbatasan.

Meliputi, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Brebes (Jawa Tengah), Kabupaten Cilacap (Jawa Tengah), Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Pangandaran dan Kota Banjar selaku pribumi.

Mantan narapidana, Amin Wahyu Awan dan Yusuf Sofian, menyatakan, perjuangan meraih keahlian sampai sukses itu, diperlukan kerja keras dan ketekunan.

“Alhamdullilah, ilmu yang diperoleh selama di Lapas, membekas dan ada hasilnya. Diantara karyawan yang dipekerjaankan itu, mantan narapidana,” ujar Amin, sekaligus Pengusaha Veneer. (D.Iwan)***