Antisipasi Bencana, Pemkab Garut Siapkan Anggaran Rp 5,5 Miliar

TARKI, (KAPOL).-Kabupaten Garut dinyatakan sebagai daerah yang rawan bencana, apalagi pada musim hujan seperti sekarang ini. Hal ini mendapat perhatian khusus sehingga Pemkab Garut sudah menyiapkan beberapa langkah antisipasi.

Menurut Bupati Garut, Rudy Gunawan, langkah antisipasi yang telah disipakan antara lain dengan menyiapkan anggaran khusus untuk penanggulangan bencana. Mengingat potensi bencana yang ada di daerahnya cukup tinggi, maka anggaran yang disiapkan pun lumayan besar yakni mencapai Rp 5,5 miliar.

“Dana tersebut akan dikeluarkan saat terjadi tanggap darurat bencana. Kita telah siapkan anggaranya sebesar Rp 5,5 miliar,” ujar Rudy, Senin (3/12/2018).

Pernyataan Rudy tersebut sekaligus menyangkal pernyataan yang sebelumnya dilontarkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, Dadi Djakaria yang mengeluhkan kondisi logistik yang tak mencukupi untuk menghadapi bencana. Menurut Rudy, Pemkab Garut memiliki anggaran yang cukup untuk menghadapi bencana di musim penghujan.

“Potensi bencana yang ada sudah terprediksi karena memang daerah kita ini merupkan daerah yang rawan bencana apalagi musim hujan. Makanya segala sesuatunya sudah kita antisipasi termasuk anggaran untuk kebutuhan logistik yang sudah kita persiapkan,” katanya.

Rudy menyatakan akan memperkuat BPBD sehingga nantinya akan lebih siap dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang bisa terjadi kapan dan di mana saja di Kabupaten Garut. Apalagi menurutnya persoalan bencana ini bukan hanya tugas dan kewajiban pemerintah daerah untuk menyelesaikannya tapi juga pemerintah provinsi dan pusat.

“Jangan pernah takut tak bisa mengantisipasi bencana yang terjadi. Cengeng namanya jika sampai ada Kepala BPBD yang mengeluhkan kekurangan ini dan itu sehingga mungkin akan kita ganti,” ucap Rudy.

Berbeda dengan apa yang sempat diungkapkan sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Garut, Dadi Djakaria, mengatakan jika ketersediaan logistik untuk menghadapi bencana saat ini sudah disiapkan. Selain logistik, pihaknya juga menyediakan alat berat.

“Segalanya sudah siap mulai dari logistik hingga alat berat. Seperti kejadian bencana longsor yag
terjadi di kawasan Cisewu kemarin malam di mana materuial yang menutupi jalan sudah langsung bisa kita singkirkan dengan menggunakan alat berat,” ujar Dadi.

Terkait ketersedian logistik yang sebelumnya dikeluhkan kurang, Dadi mennjelaskan jika saat ini sudah diatasi. Pemkab telah menyediakan anggaran untuk menghadapi tanggap darurat.(Aep Hendy S)***

Komentari