oleh

Antisipasi Gesekan, Dipertemukan Penyedia Layanan Transportasi Konvensional dan Online

BANJAR, (KAPOL).- Puluhan penyedia layanan transportasi konvensional dan online Kota Banjar dipertemukan oleh Dinas Perhubungan Kota Banjar di aula Dispora Banjar, Selasa (22/10/2019

Acara itu dibuka langsung Wakil Wali Kota Banjar, H.Nana Suryana didampingi Kadishub Banjar, H.Supratman, Kepala Dinas Satpol PP Kota Banjar, Edi Nurjaman dan perwakilan Satlantas Polres Banjar.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjar, H. Supratman, pertemuan ini sebagai upaya pembinaan, supaya penyedia layanan transportasi konvensional dan online, baik roda dua maupun roda empat di Kota Banjar ini, tidak ada gesekan selama beroperasi di wilayah Kota Banjar.

“Kesepakatan itu semua sudah diputuskan sesuai berita acara hasil musyawarah, 13 Agustus 2018 lalu. Seperti, pengangkutan penumpang layanan transportasi berbasis online berdasarkan zonasi radius dari pangkalan ojeg konvensional maksimal 300 meter,” kata H. Supratman.

Selain itu, dikatakan dia, penggunaan atribut layanan transportasi online roda dua wajib menggunaka antriut sesuai identitas perusahaan dan untuk roda empat menggunakan stiker pada kendaraan sebagai identitas beroperasi di wilayah Kota Banjar.

Wakil Wali Kota Banjar, H.Nana Suryana, berharap keberadan layanan transportasi berbasis online itu tak bisa dibendung.

Diharapkan kesepakatan yang sudah dimusyarahkan sebelumnya itu direalisasikan sebagaimana mestinya. Baik, oleh penyedia layanan transportasi konvensional maupun berbasis online.

“Kita semua sama-sama mencari nafkah. Diharapkan semuanya bisa berbagi hidup dan kehidupan dengan orang lain. Saling menghargai. Bekerjalah selalu untuk seiring dan sejalan, mengedepankan kesamaan daripada perbedaan,” ucap H. Nana Suryana disela-sela diskusi bersama penyedia layanan transportasi Kota Banjar.

Semua hadirin memberikan respon positif. Seperti, dikatakan Dadang perwakilan ojeg konvensional maupun Adang perwakilan transportasi online.

“Kami mendukung dan berharap berita acara hasil musyarawah tempo dulu bisa dilaksanakannya,” tutur Dadang dan Adang.

Kalaupun ada permasalahan dilapangan diharapkan bisa diselesaikan secara kekeluargaan, jangan sampai terulang kembali adanya perampasan hape atau STNK. (KP-08)***

Foto | DIPERTEMUKAN penyedia layanan transportasi konvensional dan online di aula Dispora Banjar, Selasa (22/10/2019).

Komentar

News Feed