APK di Angkutan Umum Ditertibkan Petugas

CIAMIS, (KAPOL),-Petugas gabungan dari Bawaslu Ciamis, Satpol PP, Dinas Perhubungan Ciamis dan kepolisian menertibkan sejumlah alat peraga kampanye (APK) yang ditempel di angkutan umum. Umumnya APK yang ditertibkan milik para calong anggota legislatif (Caleg), sebagian Capres dan Cawapres.

Penertiban dipusatkan di Terminal Ciamis Kamis (6/12) . Setiap angkutan umum yang masuk ke lokasi Terminal langsung dihentikan oleh petugas gabungan. Kemudian stiker one way yang terpasang di kaca bagian belakang dicopot.

Selain itu stiker yang menempel tak luput dari petugas yang langsung ditertibkan. Hampir semua angkutan umum yang masuk Terminal telah dipasang stiker baik Caleg maupun Pilpres.

Penertiban tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan KPU nomor 22 tahun 2018 dan Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Saat ini APK Stiker yang dipasang di angkutan umum termasuk pelanggaran.

“Jadi sekarang sudah tidak boleh pasang stiker one way di angkutan umum, sampai masa kampanye selesai, apalahi masa tenang semua APK harus ditertibkan,” ujar Komisioner Bawaslu Ciamis Kordiv Penyelesaian Sengketa Fahmi Fajar Mustofa ditemui di Terminal.

Sebelum melakukan penertiban pihaknya telah melakukan komunikasi dengan partai politik dan para caleg. Prosedur sudah dilaksanakan sebelum dilakukan penertiban.

“Ini proses akhir setelah dilakukan koordinasi dan imbauan. Jadi setelah penertiban kali ini, juga akan dilaksanakan serentak di 26 Kecamatan di Ciamis,” terang Fahmi.

Fahmi menjelaskan, tidak hanya angkutan umum tapi stiker yang dipasang di mobil pribadi juga akan ditertibkan. Namun akan dilaksanakan secara bertahap. APK yang di pasang di kendaraan pribadi, menurut Fahmi hanya logo partai politik.

“Untuk sekarang kami konsentrasi menertibkan APK yang dipasang di angkutan umum. Untuk kendaraan pribadi nanti akan diagendakan di satu titik,” kata Fahmi.

Menurut Fahmi sejauh ini Bawaslu Ciamis belum menerima laporan adanya pelanggaran dari masyarakat. Adapun temuan Bawaslu masih melakukan penelusuran dan kajian awal.

“Sampai sejauh ini Bawaslu Ciamis belum menangani laporan pelanggaran pemilu,” pungkasnya.(Yogi T Nugraha)***

Komentari