Arung Jeram Sumbang Medali Emas untuk Kab. Tasik

BOGOR, (KAPOL).- Atlet arung jeram asal Kabupaten Tasikmalaya mampu berbicara banyak di Porda XIII Jawa Barat 2018. Tak tanggung-tanggung mereka mampu menorehkan tinta sejarah dengan meraih medali emas dikategori Sprint R4 Putri yang diselenggarakan di Sungai Cianten Kabupaten Bogor, Selasa (9/10/2018).

Regu putri yang beranggotakan Tiara (Capt), Herly, Selly dan Yanti ini mampu mencatatkan rekor tercepat dengan 2 menit 44 detik. Sedangkan di posisi ke dua ditempati tim dari Kota Bekasi dengan waktu 2 menit 48 detik. Lanjut di posisi ke tiga diraih tim dari Kabupaten Bogor dengan torehan waktu 2 menit 54 detik.

Manejer Cabor Arung Jeram Kabupaten Tasikmalaya, Yudi Kadarusman mengatakan hasil ini jadi kebanggaan dan jawaban atas kerja keras tim selama ini. Terlebih, kata Yudi, persiapan yang dilakukan menghadapi Porda XIII Jawa Barat ini terbilang lama.

“Mulai rektutmen atlet sejak awal tahun sebelum ada kepastian bakal dipertandingkan di Porda,” kata Yudi.

Yudi menambahkan setelah ada kepastian arung jeram dipertandingkan di Porda, timnya kemudian melakukan traning center sejak bulan Mei dengan pemusatan latihan di sungai Ciwulan.

Selain itu, kata Yudi, untuk Jawa Barat peta kekuatan cukup merata. Bahkan dinilai beberapa diantaranya berat, sebab menjadi pusat para atlet arung jeram di Indonesia.

“Meski demikian alhamdulillah kita bisa meraih hasil maksimal dengan meraih medali emas. Tentu ini jadi kebanggaan dan motivasi bagi kami,” kata Yudi.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Pengcab FAJI (Federasi Arung Jeram Indonesia) Kabupaten Tasikmalaya, Yane Sriwigantini. Yane menuturkan FAJI menargetkan Kabupaten Tasikmalaya menargetkan menyabet 2 emas dan 2 perak untuk Kabupaten Tasikmalaya. Raihan medali emas dikategori Sprint R4 Putri ini diharapkan mampu menjadi motivasi untuk menyempurnakan target.

“Tentu ini menjadi awal yang baik. Diharapkan ke depan kita bisa memperoleh hasil sesuai dengan target,” kata Yane.

Sementara itu, Pelatih Atlet Arung Jeram Kabupaten Tasikmalaya, Nana Magadir menuturkan masih ada tiga kelas lagi yang akan dipertandingkan. Kelas Down River Race (DRR), Head To Head, dan Slalom.

“Kita fokus untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya. Menyiapkan mental atlet. Mudah-mudahan bisa meraih hasil maksimal dan memperoleh medali,” kata Nana. (Imam Mudofar)***

Komentari