All for Joomla All for Webmasters
IKLAN
BUDAYA

Awas, Ada Meriam Rakitan di Saladahageung!

Alat

Alat “tempur” malam takbir ini bernilai Rp 2 jutaan.*

[dropcap color=”#888″ type=”square”]D[/dropcap]I kampung Saladahageung Desa Cisaruni Kecamatan Padakembang Kab. Tasikmalaya, tradisi sulut bedil lodong masih berdenyut.

[quote]Bukan sembarang bedil lodong pula. Karena ukurannya bak alat tempur meriam abad 18.[/quote]

Warga Saladahageung membuat bedil lodong dengan panjang 7-8 meter berdiameter 1-1,5 meter.

Amunisinya, seperempat kilogram karbit untuk sekali sulut. Sudah dipastikan,suaranya menggelegar memecah kesunyian kampung.

Menurut salah seorang tokoh pemuda Agus didampingi Enceng, sulut bedil lodong merupakan tradisi yang melekat turun temurun.

“Kalau tak salah mulainya pada tahun 60’an,” ucap Agus. Namun biasanya yang digunakan adalah dari pohon jambe atau sinagar.

Tetapi tahun ini dari pohon kawung atau aren yang sudah tua. Proses pembuatannya ucap mereka dilakukan secara gotong royong.” Pohon kawung ini dibeli lho, Pak. Satu pohon Rp 150 ribu dan kami beli tiga pohon besar. Selanjutnya digarap bersama-sama antara orang tua dan pemuda,” kata mereka.

Setelah selesai dirakit, bedil lodong kawung diarak ke tengah sawah bersama-sama dengan maksud saat disulut, tak mengganggu ketenangan warga kampung.

“Lagian, kalau disulut di tengah perkampungan mah pak, kaca rumah pada pecah atuh,” ucap Enceng.

Menurut mereka, selama dua hari lebaran ini,tak kurang sudah habis dua kwintal karbit. Uangnya bersumber dari sumbangan warga dan pemuda yang bekerja di kota-kota besar.

[quote]Kira-kira dari mulai beli pohon hingga sekarang sudah habis Rp 2 juta-an lah,” ujar Agus menjelaskan. [/quote]

Di lokasi penyimpanan bedil lodong, Punduh (Kepala Dusun) Saladahageung Endang, mengaku tak mempermasalahkan tradisi sulut bedil lodong.

Justeru, kata dia, warga mendukung bahkan bersama-sama membantu tradisi sulut bedil lodong jumbo dari pohon kawung ini.

“Selama disulutnya jauh dari pemukiman penduduk,ya silahkan saja.Lagi pula tak disulut setiap saat,tapi waktu-waktu tertentu menjaga kenyamanan semuanya,” katanya.(Teguh Arifianto)

Komentari

IKLAN
1 Komentar

1 Komentar

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN
Direktur : H. Usman Rachmatika Kosasih Penanggungjawab/Pemimpin Redaksi: Duddy RS
Redaktur Pelaksana : Abdul Latif
Teknologi Informatika : Deni Rosdiana
Komunikasi Bisnis, Promosi, dan Iklan : Nova Soraya
Wartawan : Ibnu Bukhari, Erwin Widyagiri (Kota Tasikmalaya); Imam Mudofar, Aris M. Fitrian (Kabupaten Tasikmalaya); Ai Setiadi (Tasik Selatan); Jujang (Kabupaten Ciamis); A. Hendy, Dindin Herdiana (Kabupaten Garut); Agus Kusnadi, M. Jerry (Kabupaten Pangandaran); Azis Abdullah, Nanang Sutisna (Kabupaten Sumedang);

Alamat Redaksi : Jl. RE. Martadinata No. 215 A Kota Tasikmalaya 46151

Atas