Awi Sal(R)asa Berdakwah melalui Karinding

TAWANG (KAPOL).-
Ruang auditorium seketika gelap dan mencekam. Suara karinding, tiupan lijidido dan alat musik bambu lainnya saling bersahutan.

Suasana itu membuka pertunjukan “Gempungan Seniman Kota Tasikmalaya” di Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya, Rabu (12/8/2015) malam.

Komunitas Awi Sal(R)asa, menyuguhkan kolaborasi bernuansa dakwah.

Simbol religi yang kental dipadukan dengan seni mutakhir. Salawat diwarnai nuansa musik rock.

Salah seorang pengusung Sal(R)asa, Aji Juansyah mengatakan, garapan ini sengaja dicampuradukkan antara seni tradisi dan modern, dibingkai dakwah.
“Secara filosofis, garapan ini memberi pesan, setiap orang — bagaimanapun kondisinya — akan kembali kepada yang Satu,” ujarnya. (Erbe)

Komentari