Bank Sampah Berkah Tasikmalaya Berikan Harapan Baru Dalam Penanganan Sampah

BMT Al Idrisiyah Pagendingan Cisayong bersama Komunitas Raksa Lembur Sukamanah Cigalontang, memberikan kontribusinya dalam penanganan sampah dengan mendirikan Bank Sampah Berkah (BSB) Tasikmalaya. Diresmikan oleh Drs. Aam Rahmat Selamat M.M Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kab. Tasikmalaya, Sabtu 13 April 2019 di Aula Rumah Mifa Kp. Sindangsono Ds. Sukamanah Kec. Cigalontang

Pada kesempatan tersebut Aam berharap, gerakan ini bisa membantu pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan sampah baik dalam penanganannya maupun memberikan edukasi kemasyarakat tentang tanggung jawab memelihara lingkungan, karena menurutnya, bukan hanya pekerjaan pemerintah dengan dinas terkaitnya, tetapi masyarakat didalamnya harus ikut andil

“Lembaga Pendidikan formal atau non formal harus menjadi ujung tombak dalam gerakan menjaga lingkungan bersih terutama di permasalahan sampah, contohnya di pesantren, santri sudah tidak asing lagi mendengan kata kebersihan bahkan dengan jargonnya kebersihan sebagian dari iman, dengan kalimat yang luhur ini kita harus bisa memahami dan mengaplikasikan di kehidupan sehari-hari” kata Aam

Aam meyakini, bila semua stakeholder yang ada di Kab. Tasikmalaya memahami makna thaharah (arab) lalu dilaksanakan dalam setiap tindakannya, 914 ton sampah yang dihasilkan setiap harinya oleh masyarakat Kab. Tasikmalaya dapat diatasi dengan bijak, ia mengakui dinas tempat mengabdinya itu tidak bisa melayani sampai kepelosok kabupaten karena minimnya armada yang dimiliki sekarang

Pernyataan yang dikemukaan Aam tersebut mendapat tanggapan dari anggota DPRD Kab. Tasikmalaya Komisi 2 Bidang Ekonomo, Pertanian dan Perdagangan H. Apip Ifan Permadi, yang hadir pada kesempatan tersebut karena posisinya sebagai Pembina di Komunitas Raksa Lembur

Ia mengatakan, hal yang mendasar kenapa penanganan sampah di Kabupaten Tasikmalaya sering bermasalah, karena lemahnya kesadaran dari masyarakat juga kebijakan pemerintah yang belum sepenuhnya berpihak, khususnya dalam penanganan sampah, Sebagai aktivis juga anggota dewan ia akan membantu pemerintah dalam membuat kebijakan untuk penanganan sampah di Kabupaten Tasikmalaya

Sambutan positif dari kedua pejabat public tersebut disambut baik oleh Ahmad Tazaka Bonanza S.Pd S.Ak Direktur Utama BSB Tasikmalaya. Disampaikan Aka panggilan akrabnya, ia akan berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik bagi masyarakat dengan lembaga yang didirikannya itu.

Target pertama yang akan dicapainya pada 2019 ini adalah mendirikan 150 unit bank sampah di berbagai pelosok Kabupaten Tasikmalaya, kenapa hal ini dilakukan, menurutnya, dengan unit-unit yang tersebar penangan sampah dapat terorganisir dengan baik

“Kita akan bergerak dan bekerja melakukan yang terbaik dalam penanganan sampah sampai tuntas. Memberikan pemahaman secara berkalah kepada masyarakat bagaimana memperlakukan sampah yang benar dan baik. Begitupun dalam pengelolaan, kita akan memaksimalkan SDM yang dibantu dengan peralatan tepat guna, hingga diharapkan penanganan sampah dari hulu sampai hilir dapat teratasai” ungkapnya

Program-progam yang ditawarkan Bank Sampah Berkah Tasikmalaya adalah shodaqoh, tabungan dan barter, untuk nasabah sendiri BSB Tasikmalaya memberikan kemudahan pelayanan dengan di sematkannya sebuah aplikasi transaksi online, nasabah tinggal download di hp androidnya melalui play store. Saldo dari tabungan sampah maupun tunai yang disetorkan disetiap unit, selain bisa diambil tunai dengan aplikasi digengamannya itu, nasabah secara langsung bisa bertransaksi secara online, seperti penjualan pulsa seluler, token, listrik, provider angkutan online, pembayaran cicilan kendaranan dan lainnya

Begitupun dalam penindakan diawali dengan pemungutan dan pengumpulan sampah lalu dipilah sesuai karakter dan katagorinya. Untuk setiap unit rencananya BSB Tasikmalaya akan mengusahakan memfasilitasi incinerator agar penanganan sampah di daerah sampai pada titik pemusnahan untuk katagori sampah resedu. Tazaka optimis programnya akan sukses bila semua elemen masyarakat, pejabat dan aktivis lingkungan yang ada di Kabupaten Tasikmalaya bahu membahu, bergerak sesuai kemampuaan yang dimilikinya

Antusias masyarakat dalam merespon kegiatan tersebut luar biasa, itu dibuktikan dengan membludaknya peserta kuota yang di targetkan panitia di isi semuanya, mulai dari aktivis lingkungan, perwakilan lembaga pendidikan, sekolah maupun pesantren juga tentunya tuan rumah dari kalangan ibu-ibu yang tergabung di Sekolah Perempuan Raksa Lembur

Dalam hal tersebut mereka sepakat. Permasalahan sampah harus ditangani bersama melalui sitem yang terintegrasi dari hulu sampai hilir.  Press Release Kegiatan Lounching Bank Sampah Berkah Tasikmalaya. (Kapol/rilis)***