IKLAN
HUMANIORA

Bayi Berusia 11 Hari Dicuri

ENDANG DS/"KP" PASANGAN suami isteri Priatna dan Ny Nani, kehilangan bayi di RSU Sumedang, Selasa (7/7/2015), sedang dimintai keterangan oleh polisi.*

ENDANG DS/”KP”
PASANGAN suami isteri Priatna dan Ny Nani, kehilangan bayi di RSU Sumedang, Selasa (7/7/2015), sedang dimintai keterangan oleh polisi.*

SUMEDANG, (KP).-

Pasangan suami-isteri Priatna Kurnia (21) dan Nani Maryani (21) warga Dusun Babakan Jati Rt 04 Rw 07 Desa Jatisari Kecamatan Tanjungsari kehilangan bayinya di RSU Sumedang, Selasa (7/7/2015) sekitar pukul 11.00.

Bayi laki-laki yang berusia 11 hari tersebut dilarikan seorang perempuan yang memakai baju PNS dan memakai masker (tutup muka) warna hijau muda diperkirakan berusia 35-an tahun.

Menurut Priatna dan Ny Nani, bayi yang diberi nama Nauval Ramdhani tersebut dibawa si pelaku yang mengaku bernama Khoirunisa akan dibawa ke bagian lab. Beberapa menit kemudian pelaku yang membawa bayi itu disusul oleh Priatna. Priatna sadar segera mencari pelaku karena sempat ditanya oleh seorang perawat tentang maksud tujuannya. Apalagi perawat heran melihat seorang ibu membawa gendongan bayi tetapi bayinya tak ada dalam gendongan.

Priatna dan Ny Nani menjawab berada di RSU karena akan mendapat bantuan dari RSU dan saat itu bayinya sedang dibawa ke lab oleh pelaku. Namun, ternyata si pelaku yang mengaku pegawai dari Dinas Kesehatan tersebut tidak ditemukan batang hidungnya oleh Priatna.
Perempuan tersebut kabur membawa bayi Nauval.

Menurut hasil pemeriksaan pada CCTV di pos penjagaan Satpam, perempuan tersebut keluar membawa bayi lewat puntu sebelah barat pukul 11.13. Si bayi mengenakan selimut pernel warna biru. Kasus hilangnya tersebut tentu saja menjadi heboh di seantero rumah sakit.

“Kalau tempat kejadian hilangnya memang di sini, tetapi korban tidak daftar untuk memeriksakan bayi atau dirinya, melainkan korban dijanjikan dan dibawa oleh seorang perempuan untuk mendapatkan bantuan tetapi harus ke rumah sakit dulu,” kata Kepala HUmas RSU Sumedang Iman Budiman.
Kapolsek Sumedang Selatan Kompol Dilam pun menjelaskan kasus pencurian ini memang terjadi di RSU, tetapi sebelumnya pelaku itu membawa ayah ibu dan bayi itu dari rumahnya di Jatisari Tanjungsari ke RSU Sumedang karena dikatakan akan mendapat bantuan dari pemerintah Rp 3,5 juta perbulan.

“Jadi RSU hanya dijadikan TKP saja karena sejak dari rumah korban pelaku sudah merayu korban dijanjikan akan mendapat bantuan,” kata Kompol Dilam

Menurut Priatna dan Ny Nani, bayi itu memang dilahirkan di RSU Sumedang dan hanya sehari dirawat. Selasa kemarin, lewat pukul 09.00 pasangan suami isteri itu kedatangan pelaku yang memberi tahu akan mendapat bantuan dari RSU Sumedang sehingga anaknya itu harus dibawa ke RSU.
Priatna yang pekerjaannya wiraswasta tersebut tentu saja gembbira akan mendapat bantuan sehingga sekitar pukul 10.00 berangkat bersama perempan itu ke RSU Sumedang dengan menumpang angkot 04. (Endang DS)***

Komentari

IKLAN

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN
Direktur : H. Usman Rachmatika Kosasih
Pemimpin Redaksi : Duddy RS
Teknologi Informatika : Deni Rosdiana
Promosi dan Iklan : Aditya Hiracahya
Kesekretariatan : Dede Nurhidayat, Sopi
Redaktur : Abdul Latif
Wartawan : Jani Noor, Imam Mudofar, Azis Abdullah, Astri Puspitasari, M. Jerry

Alamat Redaksi : Jl. RE. Martadinata No. 215 A Kota Tasikmalaya 46151

To Top