Berantas Pekat, Satpol PP Incar Hotel dan Kos-kosan

TASIKMALAYA, (KAPOL).-Satpol PP Kota Tasikmalaya incar hotel dan kos-kosan untuk memberantas penyakit masyarakat selama bulan ramadan. Tak hanya itu, warung nyemen dan miras tak luput dari perhatian dalam operasi sehari-hari.

“Kita operasi setiap hari, mulai dari siang hari ke warung nyemen, hingga prostitusi dan miras di titik-titik rawan,” kata Kasi Operasi dan Penindakan Satpol PP Kota Tasikmalaya, Sandi A. Sugih, Rabu (15/5/2019).

Dini hari tadi, kata dia, pihaknya menemukan miras oplosan sebanyak empat botol di Kawasan Cikurubuk. Setiap malam patroli juga dilakukan ke titik-titik rawan. “Termasuk juga kos-kosan dan hotel berbintang supaya kesucian bulan ramadan tetap terjaga,” katanya.

“Beberapa hari sebelumnya para waria hasil operasi pekat mendapatkan tausiah dari pemuka agama. Ini salah satu bentuk keseriusan dalam penanganan penyakit masyarakat,” ujar Kasi Tibum, Hendih.

Cari popularitas

Sementara itu Lembaga Public Center kritisi penanganan penyakit masyarakat (pekat) selama ramadan di Kota Tasikmalaya. Jangan sampai terjebak pada rutinitas yang ujung-ujungnya hanya pencitraan belaka.

“Satpol PP kan penegak perda, makanya harus kuat dalam menjalankan fungsinya itu. Lembaga penegak hukum yang lain itu semestinya bersinergi,” kata Koordinator Public Center, Agung Zulviana ketika ditemui di Kantor Satpol PP Kota Tasikmalaya.

Sinergitas antar lembaga, kata dia, sangat diperlukan dalam penanganan penyakit masyarakat. Masing-masing lembaga memiliki fungsi dan tidak akan tumpang tindih. “Hari ini tinggal bagaimana kemudian penyelenggaraan tibum itu agar terkoordinasi supaya pekat cepat terobati,” ujarnya.

“Kita datang kesini juga memberikan dukungan kepada Satpol PP sebagai penegak perda. Lagipula masing-masing lembaga punya pegangan aturan,” katanya menjelaskan. (Inu Bukhari)***

Diskusikan di Facebook