Berburu Tiket KA Promo, Calon Penumpang Gunakan Jasa Calo

Biaya Bayar Calo Rp 75 Ribu dan Antri 13 Jam

BANJAR, (KAPOL).- Lalu lintas kendaraan arus mudik dan balik Lebaran 1440 H/2019 M diwarnai kemacetan.

Melihat kenyataan itu, penumpang angkutan umum berbondong-bondong beralih naik Kereta Api (KA).

Pilihan utama penumpang tujuan Bandung, naik KA Pangandaran relasi Bandung-Banjar PP yang memberlakukan promo Rp 1.000 sampai sekarang ini.

Tergiur tiket murah dan adanya kepastian naik KA tak mengenal macet, ratusan penumpang diharuskan rela antri panjang di Stasiun Banjar berjam-jam.

Akibat teriknya panas matahari, tak sedikit diantara calon penumpang harus menggunakan payung. Bahkan, ada yang rela menunggu, sampai memperoleh tiket KA mencapai 13 jam.

“Saya antri, ada di stasiun Banjar sudah sekitar 13 jam. Baru mendapatkan tiket sekitar pukul 14.00 WIB. Ini semua berlatar tanggung datang ke stasiun,” ucap seorang penumpang KA Pangandaran, Yani diamini Ahmad, Selasa (11/6/2019).

Selain keluhan antrian, ada lagi penumpang KA Pangandaran yang mengaku harus mengeluarkan uang Rp 75.000 kepada calo.

“Untuk memperoleh tiket Rp 1.000, bayar Rp 75.000 kepada calo,” kata Panji.

Menurut Ahmad, Yani dan Panji, menunggu dan antrian itu sangat menjenuhkan.

Lebih lanjut mereka berharap pelayanan PT KAI ditingkatkan, lebih humanis dan jangan membuat jenuh saat antrian. Misal, dihadirkan hiburan apalah atau sejenisnya.

“Kami berharap praktek percaloan tiket KA dihilangkan. Pelakunya ditindak. Tim Saber Pungli dan Pengawas Internal PT KAI diharapkan bergerak cepat, merespon aspirasi yang berkembang sekarang ini,” tutur Ahmad dan Panji.

Menyikapi keluhan para penumpang KA, Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, Noxy Citrea, memberikan respon positif.

“Beberapa hari trakhir, kami perketat di pengamanan dan pengawasan di Stasiun Banjar,” ujar Noxy kepada “KAPOL”.

Ditegaskan dia, kalau ditengarai ada calo, silakan laporkan saja kepada Kepala Stasiun, securty atau polisi khusus yang berjaga di stasiun.

“Laporkan dengan bukti-bukti. Dipastikan ditindaklanjuti dan kami bereskan. Terkait tiket promo Rp 1000 itu, seharusnya penumpang itu bayar Rp 1.000,” ucapnya.

Terkait penyebab adanya antrian, dikatakan dia, karena tiket KA Pangandaran dijual langsung di hari keberangkatan (go show).

Sebagai solusi atas tingginya antusiasme promo Rp 1000 ini, jika tidak mendapatkan tiket keberangkatan di hari yang diinginkan, agar mencari alternatif moda transportasi lain atau melakukan pemesanan di lain hari.

“PT KAI memperpanjang promo Rp 1.000 untuk KA Pangandaran relasi Bandung – Banjar PP. Hal ini tentu disambut antusias masyarakat terutama pada masa mudik dan balik lebaran,” ujarnya. (D.Iwan)***

Diskusikan di Facebook
Baca juga ...