Berkat Keterbukaan, UPK- DAPM Jatiwaras Mampu Kelola Aset

JATIWARAS, (KAPOL).- Keterbukaan menjadi kunci utama suksesnya Unit Pengelola Kegiatan Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (UPK-DAPM) Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya dalam mengelola anggaran.

Dengan modal awal yang tadinya Rp 2,5 miliar kini terus membesar hingga mencapai Rp 7,3 miliar. Keberadaanya selama 11 tahun ini pun membawa nilai positif bagi masyarakat sekitarnya.

Pasalnya, selain menyalurkan kredit simpan pinjam, juga mampu memberikan bantuan sosial bagi masyarakat dan kegiatan keagamaan.

Ketua UPK-DAPM Jatiwaras, Asep Septuna ST mengatakan, kunci suksesnya UPK-DAPM Jatiwaras merupakan keterbukaan dalam membuat setiap program selalu disampaikan dan tidak ada yang disembunyikan.

Sehingga tidak ada kecurigaan dari masyarakat maupun pihak mana pun. Hingga kini tercatat ada sekiditnya 18.928 anggota penerima manfaat yang tergabung dalam bantuan simpan pinjam. Tingkat pengembalian pun sudah cukup baik yakni mencapai 97,8 persen.

“Dengan nilai aset produktif yang berada di anggota sebesar Rp 6,7 miliar dengan tingkat pengembalian mencapai 97,8 persen. Artinya tingkat kemacetan hanya 2,2 persen saja, dan itu dari tahun 2012. Lima tahun awal kita selalu 100 persen terus,” jelas Asep ketika menyalurkan bantuan sosial berupa 724 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di Gedung Pusdai Kecamatan Jatiwaras, Selasa (4/9/2018).

Tidak hanya bantuan sosial rutin paket sembako saja, UPK-DAPM Jatiwaras juga mampu memberikan bantuan stimulan, merenovasi gedung pusdai, bantuan sound sistem pada MUI, bantuan kambing, pembuatan jalan (infrastruktur), hingga membantu kepada warga yang sakit atau kena musibah.

Anggaran yang dipakai merupakan dana yang disisihkan dari keuntungan yang diperoleh oleh UPK-DAPM Jatiwaras.

Kedepannya, Asep mengatakan,  pihaknya tidak akan terfokus hanya meminjamkan uang saja. Tetapi mulai berinovasi dengan mencari program-program agar dana yang ada terus berkembang.

Seperti mulai bekerjasama dengan sebuah universitas dalam hal pengelolaan dan pengolahan manggis. Hal ini tentunya agar pendapatan lebih besar sehingga manfaatnya lebih besar pula dirasakan masyarakat.

Sementar itu Ketua MUI Kecamatan Jatiwaras, H Endin Syamsudin mengemukakan, pihaknya sangat merespon baik keberadan UPK-DAPM Jatiwaras yang sangat banyak membantu kegiatan MUI dan masyarakat luas.

Selain memperbaiki gedung Pusdai Jatiwaras dan bantuan berikut peralatan sound sistem, masyarakat Jatiwaras pun terbantu dengan sering digelarnya bantuan sosial.

“Kami sangat merespon bagus dan baik peran serta dan perhatian UPK -DAPM Jatiwaras yang banyak membantu umat,” jelas dia. (Aris Mohamad F)***

Komentari