oleh

Biker Subuhan Banjar Patroman Bangun Rutilahu

BANJAR, (KAPOL).– Janda tua, Ny.Kalsum yang berusia sekira 100 tahunan, warga Rt 01 / 18, Lingkungan Sukamanah, Kelurahan/Kec Pataruman, Kota Banjar “sumringah”.

Tepatnya, setelah rumah tidak layak huni (rutilahu) miliknya yang sebelumnya “reyod” dan nyaris roboh, berubah jadi layak huni dalam hitungan hari saja.

Pembangunan rutilahu menjadi rumah layak huni ini semua berkah kepedulian Biker Subuhan Banjar Patroman (BSBP).

“Bedah rutilahu ini sebagai bentuk kepedulian. Bukan bermaksud ria. Diharapkan biker lain termotipasi untuk membuktikan kepedulianya kepada masyarakat duafa sekitarnya juga. Jangan cuek,” kata Ketua BSBP, H.Dian Sardiana, Selasa (10/9/2019).

H. Dian sekaligus Ketua IMI Kota Banjar yang merangkap Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Banjar, mengatakan, biasanya setelah solat subuh berjamaah BSBP itu hanya membagikan santunan kepada anak yatim duafa sekitar masjid yang dikunjunginya saja.

“Bersamaan tahun baru Muharram 1441 H ini ada program pembangunan rumah rutilahu milik Mak Kalsum,” ujar H. Dian.

Menurutnya, persyaratan bedah rutilahu yang dilakukan BSBP ini tak seperti yang dilakukan pemerintah selama ini. Syaratnya mudah dan tak berbelit-belit.

“Ada rutilahu duafa. Ada tanahnya. Dibangun bersama BSBP dengan gotong royong,” ucapnya.

Rutilahu yang pertama dikerjakan BSBP selama ini, milik Ny.Kalsum yang berusia 100 tahunan, warga Rt 01/18, Lingkungan Sukamanah, Kelurahan/Kec Pataruman, Kota Banjar.

Menurutnya, anggaran pembangunan rutilahu duafa itu diperoleh dari patungan anggota biker subuhan yang tergabung BSBP dan dermawan lainnya.

Perubahan rutilahu menjadi rumah layak huni, Ny.Kalsum menyatakan, dirinya hanya mengucapkan berterimakasih.

“Alhamdullilah. Rumah yang nyaris roboh sudah berubah menjadi rumah yang layak huni. Kami ucapkan terima kasih,” ujar Ny.Kalsum, janda tua yang mengaku berusia 100 tahun lebih.

Diakui dia, kondisi rumah yang nyaris roboh miliknya sudah bertahun-tahun. Tidak pernah dibangun. Karena, selama ini dirinya tak mempunyai biaya.

“Dipastikan semua warga ingin hidup di rumah yang layak, nyaman tidur saat musim hujan sekalipun,” kata Ny.Kalsum seraya mengakui walaupun usia lanjut, dirinya masih mampu memasukan benang kedalam jarum jahit selama ini. (KP-08)***

Foto | Ketua Biker Subuhan Banjar Patroman (BSBP), H.Dian Sardiana (tengah) mengandeng Ny.Kalsum disela-sela acara bedah rumah rutilahu duafa di Rt 01/18, Lingkungan Sukamanah, Kelurahan/Kec Pataruman, Kota Banjar, Selasa (10/9/2019).

Komentar

News Feed