oleh

BLK untuk Pesantren Makin Berdaya 

CIBEUREUM, (KAPOL).- Sehari setelah Presiden RI Jokowi-Maruf Amin dilantik, program 1.000 balai latihan kerja (BLK) di Pondok Pesantren resmi beroperasi. Salah satunya di BLK Komunitas Teknologi Informasi Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimin Cilendek Cibeureum Kota Tasikmalaya, Senin (21/10/2019). 

“Hari ini serentak 1000 BLK se Indonesia. Pemerintah menunjukan atensinya terhadap ponpes. Salah satu program agar santri lebih berdaya saing dan bisa mengurangi pengangguran,” ujar Pimpinan Ponpes Raudlatul Muta’alimin Cilendek, KH. Ate Musodik saat peresmian bersama Wali Kota Tasikmalaya.

Bantuan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia ini, akan melatih santri dan umum dalam bidang teknologi informasi. Disamping bangunan dan peralatan, selama 8 bulan kedepan terdapat pelatihan oleh instruktur terlatih.

“Dapat pembelajaran, uang saku sampai sertifikat. Selama delapan bulan itu ada delapan angkatan, masing-masing program selama satu bulan,” katanya.

Wali Kota Tasikmalaya H. Budi Budiman mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian perhatian pemerintah terhadap pondok pesantren. Termasuk juga disahkannya oleh DPR RI pembentukan Undang-undang Pesantren baru-baru ini.

“5 tahun ke depan presiden akan genjot peningkatan SDM. Revolusi teknologi 4.0 tak bisa dihindari, mau tak mau bangsa harus menguasai, santri pun sama. Kuasai ilmu agama, disiplin ilmu, teknologi maka harapan pemerintah hari ini ingin religius, maju dan madani,” katanya.

Ia juga mengapresiasi semangat KH Ate Musodik berupaya luar biasa memajukan generasi masyarakat Tasikmalaya. Meskipun dalam pemulihan pasca sakit, tetap berjuang agar pondok pesantren lebih maju. (KP-11)

Komentar

News Feed