Bukber Ormas XTC Indonesia Kabupaten Sumedang, Sepakat Ciptakan Kondisi Aman

BUKA Puasa Bersama (Bukber), XTC Indonesia Kab. Sumedang, berjalan kondusif dan sepakat tak diakhiri rusuh

Mereka, datang ke titik kumpul sesuai jadwal, pada saat itu semula hanya hadir puluhan anggota Ormas XTC Sumedang yang tiba di lokasi Alun-alun Sumedang, Selasa (12/6) sore.

Tak lama kemudian, kembali tiba puluhan anggota lainnya hingga terprediksi seluruhnya mencapai ratusan orang.

“Kumpulan ini, sebatas keinginan semua peserta untuk menggelar buka puasa bersama dalam ramadan 2018 dan tak akan ada kerusuhan,” kata sekertaris Ormas XTC Indonesia, Kab. Sumedang, Teguh.

Ini, kata dia, agenda yang terencana dan informasinya sudah terdengar hingga PAC di masing-masing kecamatan, di Sumedang.

“Sekarang, kita masih menunggu ijin dari pihak kepolisian,” kata Teguh yang tak lama kemudian datang Ketua Ormas XTC Indonesia Kab. Sumedang, M. Rizki atau Madeung.

Alhamdulillah, ujar dia, acara silaturahmi anggota Ormas XTC Indonesia Kab. Sumedang, direstui aparat kepolisian.

“Tadi saya ke Mapolsek Sumedang Utara dan ijinbtelah keluar. Kini, menunggu restu Kapolsek Sumedang Selatan,” kata Madeung bergegas pergi.

Yang jelas, kata dia, kehadiran kawan-kawan hanya sebatas silaturahmi, bahkan sepakat, tak akan membuat onar apa lagi terjadi berujung tawuran yang akan meresahkan warga.

“Kami ini sudah berbeda, kami ormas yang juga sekarang dalam tahapan membentuk kepengurusan yang resmi di Kab. Sumedang,” katanya.

Pihaknya mengaku sepakat, jika ini XTC yang sekarang dan siap mengedepankan aturan, sesuai hukum yang berlaku.

“Jika masih ditemukan ada anggota yang nakal, itu hanya oknum saja,” ujar Madeung.

Semua anggota di Sumedang, kata dia, tercatat ribuan orang dan yang hadir hanya perwakilan saja.

“Saya pastikan, ini acara fokus silaturahmi dan saya jamin tak akan ada keonaran seperti terjadi bentrokan,” ujar Madeung.

Terpantau, ratusan anggota Ormas XTC Indonesia melakukan acara sesuai rencana awal, yakni buka puasa bersama (bukber). (Azis Abdullah)***

 

Komentari