Dalang Wayang Golek Butuh Perhatian

CIPAKU, (KAPOL).-Sejumlah dalang wayang golek di Kabupaten Ciamis baik yang tergabung dalam paguyuban seni padalangan atau yang belum, meminta perhatian dari pihak pemerintah daerah.

“Kini di Kabupaten Ciamis masih ada sejumlah dalang wayang goleg yang merupakan asli putra daerah Ciamis, namun tidak semunya terdata atau terperhatikan oleh pihak Pemda Ciamis, padahal mereka adalah aset daerah yang wajib diperhatikan di tengah pesatnya industrialisasi saat ini,” jelas dalam muda asal Desa Buniseuri, Kecamatan Cipaku, Rian Riana Wikarto.

Menurut dia, para dalang mengharpakan perhatian dari pihak pemerintah daerah untuk pelatihan guna meningkatkan kualitas dalam menampilkan seni wayang kepada masyarakat luas.

Pemerintah daerah juga diharpkan bisa menyediakan ruang untuk para seniman dalang agar bisa tampil di berbagai acar publik.

“Selama ini kami telah banyak membawa nama baik Kabupaten Ciamis bahkan Jawa Barat dan Nasionla dalam seni dalang wayang golek dengan cara tampil di Jepang, India dan Cina,” katanya.

Bahkan pada bulan November 2018 lalu, pihaknya berhasil menjadi juara pertama tingkat Jawa Barat sebagi dalang terbaik. Tetapi tingkat perhatian dari pihak pemerintah daerah sendiri hingga saat ini belum ada.

“Mereka cukup mengenal di Ciamis ini ada dalang wayang golek yang sudah tampil di berbagi negara lain. Setelah itu ya, tidak ada perhatian dalam bentuk apapun, dengan menghargai budaya maka kita semua sama saja melestarikan warisan nenek moyang kita,“ jelasnya.

Menurut pria yang saat ini sedang menimba ilmu di UPI Bandung jurusan sastra dan Budaya, wayang golek masih menjadi ciri khas budaya masyarakat tatar Sunda khususnya di Kabupaten Ciamis.

Bahkan di negra lain, seni wayang golek masih sangat dihargai dan digemari baik oleh masyarakat maupun pihak pemerintahnya, tetapi di wilayah sendiri kini seni budaya wayang golek seolah dianaktirikan. (Endang Setia Budi). ***