Dandim 0610 Sumedang Buka BSMSS

WADO, (KAPOL).- Desa tertinggal harus mandapat prioritas pembangunan insfratruktur jalan.

Insfrastruktur sangat dibutuhkan oleh warga masyarakat sebagai akses penghubung untuk memperlancar sarana transportasi pengangkutan hasil bumi.

Selain itu, insfrastruktur jalan merupakan penopang utama dalam pembangunan ekonomi.

Demikian disampaikan Dandim 0610/Sumedang Letkol I Made Mertha Yasa, S.Sos usai pelaksanaan Pembukaan Program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS)tahun 2018, di Desa Cisurat, Kecamatan Wado, Rabu (16/5).

Hadir dalam acara, Pjs Bupati Sumedang yang diwakili Assisten Pembangunan Ir. Amim.

Program BSMSS, kata dia, adalah program kerjasama antara Pemda Kab Sumedang Dan TNI khususnya Satuan Kewilayahan (Kodim 0610/Sumedang) dalam membangun inprastruktur atau membuka akses jalan desa, yang pelaksanaanya berdasarkan permintaan masyarakat sehingga hasilnya benar-benar dapat dirasakan dan memberikan efek manfaat bagi masyarakat terutama desa-desa tertinggal, terpencil dan terisolir.

“Tahun ini pelaksanaan BSMSS kita bangun jalan penghubung antara Desa Cisurat Kecamatan Wado ke Desa Neglasari, Kecamatan Darmaraja,” ucapnya.

Ia menggambarkan, pembangunan jalan di dua desa tersebut, berdasarkan hasil survey dan penentuan obyek sasaran program BSMSS oleh tim asistensi Kabupaten Sumedang yang dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2018.

“Pertimbangannya, sarana insprastruktur di Desa Cisurat dan Desa Neglasari kondisinya masih merupakan jalan tanah dan belum ada pengerasan,” ungkapnya.

Adapun, kata Made, sasaran yang dikerjakan dalam program BSMSS Tahun 2018 di Kabupaten Sumedang adalah Pekerjaan Cor Beton Jalan dengan panjang 570 m x lebar 3 m x tinggi 0,1 m, 3 Unit Beton Plat panjang 3 m x lebar 0,3 m x tinggi 0,6 m,. Kemudian TPT panjang 25 m x tinggi 1 M dan lebar 0,3 m serta pembangunan Kirmir dengan panjang 130 m x tinggi 50 m dan lebar 0,3 m.

“Selain itu kita juga mengerjakan saluran parit, kupasan tanah, pembuatan parit tanah sepanjamg 200 M dan pengerjaan pilar janan kiri jalan dan pembuatan lapang bola oleh swadaya masyarakat,” katanya.

Pengerjaan BSMSS juga dibantu oleh seluruh komponen masyarakat di dua desa tersebut.
Dan dalam perencanaan akan selesai 14 hari kedepan.

“Kita TNI akan terus membantu pembangunan insfratruktur untuk pembangunan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Dalamkesempatan itu, Dandim juga memberikan bantuan berupa sembako terhadap warga kurang mampu. (Nanang Sutisna)***

 

Komentari