IKLAN
LINIMASA

Danrem Tarumanagara Ikut Panen Raya di Ciamis

image

LAKBOK, (KAPOL).-
Komandan Korem 062/Tarumanagara Kolonel Infantri Sudarmadi, S. Sos mengikuti panen raya di Desa Tambakreja Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis, Minggu (20/9/2015). Panen raya seluas 70 hektar dari 178 hektar yang ada di Tambakraja tersebut berhasil diselamatkan dari bencana kemarau yang melanda Kabupaten Ciamis 6 bulan terakhir ini.

Panen raya yang dipimpin langsung oleh Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifien juga dihadiri oleh Kapolres Ciamis AKBP Hari Santoso SIK, Dandim 0613/Ciamis Letkol Inf. Rudi Jan Pribadi,  Kasi POPT Dinas Pertanian Propinsi Jawa Barat Estu Kurniawan, Anggota DPRD Ciamis Suyono dan sejumlah tokoh masyarakat.

Sudarmadi didampingi Dandim 0613/Camis Rudi Jan Pribadi mengaku, bangga dengan keberhsilan petani dan pemkab ciamis yang telah berupaya menanggulangi bencana kemarau.  Sehingga bisa memanen padi disaat banyak daerah yang menbgalami puso akibat kekeringan.

“Seluruh jajaran TNI sudah berkomitmen untuk membantu meningkatkan swasembada pangan . Untuk itu jajaran TNI sudah dibekali pengetahuan tentang pertanian agar dapat mendampingi para petani dalam mengolah lahannya,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Ciamis H. Iing Syam Arifien menegaskan, selama musim kemarau ini pemerintah terus berupaya menyelamatkan tanaman padi yang terancam puso gagal panen akibat kemarau. Diantarnya dengan menyalurkan bantuan pompa bagi wilayah yang memiliki sumber air namun tidak bisa menjangkau area pertanian.

“Kita sudah menyalurkan 63 unit pompa untuk menanggulangi kekekeringan yang melanda areal pertanian padi,” ujarnya.

Iing berharap dengan upaya menanggulangi kekeringan akibat kemarau bisa mengamankan target produksi beras Ciamis. Apalagi hingga saat ini Ciamis diandalkan menjadi daerah pemasok beras nasional sekitar 180 ribu ton dari total produksi beras mencapai 415 ribu ton.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman pangan (DPTP), Ir. Kustini menambahkan, salah satu upaya menanggulangi kekeringan jangka pendek tahun 2015 ini telah didisitriusikan 63 unit pompa. Sehingga jumlah pompa di kabupaten Ciamis bertambah, di antaranya berada di kelompok tani ada 368 unit, di UPTD pertanian  25 unit dan di DPTP 20 unit pompa mobile.

“Sampai saat ini jumlah tanaman padi sawah yang dapat diselamatkan dan telah dipanen seluas 4.365 hektar dan rencana panen pada bulan september 8.571 hektar,” ujarnya.

Namun, Kata Kustini, berdasarkan data BMKG kemara diprediksi berlangsung lama hinggga Nopember mendatang. Kondisi ini akan berdampak pada hilangnya hasil produksi dan mundurnya jadwal tanam 2015/2016.

“Sampai pertengahan Agustus ini areal yang terkena kekeringan terus bertambah menjadi 6.675 hektar hektar terjadi di 26 kecamatan termasuk lahan pertanian padi yang puso seluas 2.993 hektar,” ujarnya.

Sementara dari target tanam padi Ciamis tahun 2015 ini seluas 67.927  hektar sampai hingga 31 Agustus ini terealisasi seluas 56.191  hektar. “Prediksi panen sampai Desember 2015 seluas 81.353 hektar. Namun untuk mencapai target panen tahun 2015 ini diperlukan sistem pengairan baik,” ujarnya.  (M.A. Haris)

Komentari

IKLAN

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN
Direktur : H. Usman Rachmatika Kosasih Penanggungjawab: AS Wibowo
Pemimpin Redaksi : Duddy RS
Redaktur Pelaksana : Abdul Latif
Teknologi Informatika : Deni Rosdiana
Promosi dan Iklan : Nova Soraya
Kesekretariatan : Dede Nurhidayat, Sopi
Wartawan : Imam Mudofar, Azis Abdullah, Ibnu Bukhari, Astri Puspitasari, M. Jerry

Alamat Redaksi : Jl. RE. Martadinata No. 215 A Kota Tasikmalaya 46151

To Top