Demi Buang Hajat Jalan Kaki 2 Km

Warga Cigalontang berebut air

Warga Cigalontang berebut air

CIGALONTANG, (KAPOL) –
Warga Desa Tenjonagara Kec. Cigalontang Kab. Tasikmalaya menyerbu mobil Ranger Kepolisian Sektor Cigalontang yang membawa air bersih untuk dibagikan pada mereka, Selasa (4/8/2015) pagi.

Kebutuhan air bersih memang sangat tinggi di daerah tersebut. Mengingat kemarau sudah melanda Desa Tenjonagara lebih dari tiga bulan ke belakang.

Neni Yuliani (23), warga setempat yang ikut berebut mendapatkan air bersih mengatakan selama ini masyarakat Desa Tenjonagara sangat kesulitan air bersih. Untuk kebutuhan MCK saja warga setempat harus jalan kaki kurang lebih dua kilometer menuju ke Kali Cibanen.

Itu pun hanya untuk sekedar mencuci pakaian dan mandi serta kebutuhan MCK lainnya.

“Di sana paling buat mandi saja. Tidak bisa untuk dikonsumsi karena airnya keruh,” ujar Neni.

Untuk kebutuhan konsumsi air minum, kata Neni, mereka harus menempuh perjalanan kurang lebih satu kilometer menuju sumber air Cisarongge. Desa Tenjonagara sendiri sudah langganan kesulitan air tiap kali kemarau datang.

“Biasanya angkat jam satu siang baru pulang jam empat sore. Karena lokasinya jauh,” kata Neni.

Bukan hanya itu, kata dia, sumur yang ada di dekat Masjid Jami At Taqwa juga kering. Alhasil warga pun kesulitan untuk berwudu dan kebutuhan bersuci lainnya sebelum beribadah.

“Ya kalau pas ngambil air untuk minum sekalian ngambil untuk air wudu,” ujar Neni.

Neni mengatakan masyarakat sangat memerlukan bantuan air besih sebagaimana yang sudah dilakukan oleh jajaran Kepolisian Sektor Cigalontang. Ia berharap akan lebih banyak lagi bantuan air bersih yang dibagikan ke desanya. (Imam Mudofar)

Komentari