Di Curug Badak, Wisata Alam Herbal

CISAYONG, (KAPOL).- Berwisata alam memang lagi tren. Nanum jika berwisata ke Curug Badak di Desa Sukasetia, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, pengunjung bisa sekaligus mendapat pengetahuan seputar tanaman herbal.

Karena di lokasi wisata alam Curug Badak, selain pengunjung bisa menikmati pemandangan alam dan air terjun, juga bisa mendapatkan berbagai macam spesies tanaman herbal.

“Kami sengaja menyajikan wisata alam ini, tidak hanya menyuguhkan pemandangan dan air terjun saja. Namun menghadirkan juga konsep wisata edukasi tanaman herbal,” kata Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sukasetia, Engkos kepada “KAPOL” Kamis (6/12/2018).

Menurutnya, LMDH Sukasetia merupakan lembaga yang dibentuk oleh masyarakat desa, berbadan hukum, dan mempunyai fungsi sebagai wadah bagi masyarakat untuk menjalin kerjasama dengan Perum Perhutani.

Dalam pengelolaan hutan wisata Curug Badak, LMDH menggandeng Karang Taruna Desa Sukasetia. Adapun lahan yang digunakan wisata seluas 5 hektar, dengan konsep wisata alam Curug Badak dan tanaman herbal.

Area hutan pinus di ketinggian 1.300 mdpl, terdapat air terjun dengan ketinggian sekitar 30 meter, pengunjung bisa bermain air tang jernih langsung dari hutan. Pengunjung juga bisa bersantai di area hutan pinus, di gazebo sekaligus warung yang dibangun masyarakat.

“Pengunjung bisa berswafoto dan berkemah dengan mendirikan tenda, yang sebelumnya izin ke LMDH,” ucapnya.

Menurutnya, jika lupa membawa bekal, tidak perlu khawatir, karena disini warung menerima pesanan makanan khas Sunda, seperti nasi liwet, ikan asin, sambal goang, dan menu menggugah selera lainnya.

Adapun edukasinya, pengunjung bisa belajar tentang tanaman herbal yang banyak tumbuh di sekitar lokasi. Jumlah jenisnya cukup banyak spesies tanaman herbal.

Harapannya, pengunjung bukan hanya sekedar menikmati dan merasakan keasrian hutan di kawasan Curug Badak, namun bisa mendapatkan pengetahuan tentang tanaman herbal yang bisa dimanfaatkan.

Meski demikian, Engkos mengakui masih banyak kekurangan yang ada di lokasi ini khususnya fasilitas. Sehingga pihaknya masih berharap penataan lebih maksimal agar menambah minat pengunjung.

Di mana pihak Perhutani maupun instansi mampu melakukan berbagai pembenahan potensi wisata ini, tentunya dengan harapan mampu mendorong laju perekonomian masyarakat.

“Jika penataannya ditingkatkan, seperti menambah fasilitas tentu akan semakin menarik minat pengunjung. Karena keindahan panorama objek wisata Curug Badak tidak kalah menarik jika dibandingkan dengan objek wisata lainnya,” ungkapnya. (Ema Rohima)***

Komentari