Di Kab. Tasik, 10 Ribu Penduduk Belum Terekam KTP-el

PEMUDA, (KAPOL).-Meski pemilu hanya tinggal hitungan kurang dari satu minggu lagi, akan tetapi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tasikmalaya tidak kendor dan berhenti melakukan perekaman dan pencetakan KTP-elektronik guna menyiapkan kebutuhan masyarakat yang hendak mencoblos dalam pemilu nanti. Termasuk kembali menyisir penduduk yang belum terekam hingga ke pelosok daerah dan Lembaa Permasyarakatakan (Lapas) Tasikmalaya.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil Kabupaten Tasikmalaya Wawan Sofandi, didampingi Kepala Bidang Pengolahan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data, Uu Syaeful Uyum, mengatakan saat ini dari 1,3 juta penduduk yang memiliki hak pilih, sedikitnya tercatat masih ada sekitar 10.000 penduduk yang belum terekam dalam KTP-el. Jumlah itu seolah tidak bergerak meski pihaknya telah berupaya melakukan perekman penduduk.

“Akan tetapi progresnya memang makin kecil, dari 23 ribu saat Pemilu Gubernur 2018, kini diperkirakan tinggal 10 ribu lagi. Waktu itu, KPU mengeluarkan kebijakan silahkan usulkan pencetakan Suket (surat keterangan) bagi warga yang belum terekam, sesuai data dari KPU. Mereka umumnya penduduk yang merantau di luar wilayah,” jelas Uu, Rabu (10/4/2019).

Beracuan pada progres pemilu sebelumnya, maka pada pemilu kali inipun pihaknya menargetkan sebanyak mungkin penduduk yang direkam dan dicetakan KTP-el nya. Sehingga mereka tidak sampai kehilangan hak pilihnya hanya karena tidak memiliki dokumen kependudukan.

Meski pun pada pemilu saat ini Suket masih berlaku dan bisa dibawa ke TPS guna pengganti KTP, namun di lapangan masih banyak masyarakat yang berasumsi tidak apdol bila tidak membawa KTP. Sehingga mereka pun lebih memilih untuk dicetakan KTP-el nya langsung.

“Kita melayani secepatnya. Ketika sudah direkam, maka masuk print ready record (PRR) atau data siap dicetak, maka kita cetakan KTP-el mereka,” tambahnya.

Saat ini saja yang sudah masuk dalam antrian print ready record masih ada sebanyak 1.300 penduduk. Mereka telah terekam dan menunggu pencetakan KTP-el.

Seperti giat pada Rabu (10/4/2019), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tasikmalaya kembali melakukan perekaman pada warga binaan di Lapas Tasikmalaya. Ususlan perekaman dari petugas Lapas setidaknya ada 79 orang, namun setelah dicek datanya ada 4 orang yang belum rekam. Meski demikian, jumlah ini bakal terus memperkcil warga Kabupaten Tasikmalaya yang belum terekam dalam KTP-el. (Aris Mohamad F)***

Diskusikan di Facebook