Disdik Ciamis Pastikan USBN SD Tetap Tiga Mata Pelajaran

CIAMIS, (KAPOL).-Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis memastikan mata pelajaran dalam Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) jenjang Sekolah Dasar (SD) tetap tiga yakni Matematika, Bahasa Indonesia dan IPA. USBN rencananya dilaksanakan sekitar bulan Mei 2018.

Sebelumnya Kementerian Pendidikan mewacanakan mata pelajaran untuk USBN SD sebanyak delapan mata pelajaran, selain yang tiga tadi ditambah IPS, PKN, seni budaya dan prakarya (SBDP), pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK), serta agama.

“Memang tadinya USBN SD akan delapan pelajaran, tapi sekarang sesuai edaran kemendikbud diputuskan hanya ada tiga mata pelajaran, seperti sebelumnya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Ciamis, Dr Wawan S Arifien melalui Kasi Kurikilum dan Penilaian Sekolah Dasar H Mastur di kantornya Kamis (11/1/2018).

Mastur mengatakan secara persiapan administrasi, sebanyak 743 SD yang akan melaksanakan USBN telah siap, terdiri dari 741 sekolah negeri dan 2 sekolah swasta. Dengan total peserta USBN atau kelas 6 sekitar 15.485 siswa. Bagi sekolah yang memang siswa kelas 6 nya hanya sedikit maka akan disatukan pelaksanannya dengan sekolah terdekat.

Terkait dengan kisi-kisi USBN ini, Mastur mengungkapkan sebanyak 25 persen dari Pusat, 25 persen dari Provinsi dan 50 persen dari Kabupaten.

Disdik mengharapkan, baik siswa maupun sekolah jangan menganggap sepele pelaksanaan USBN itu, meskipun kelulusan oleh pihak sekolah namun Disdik ingin ada standar yang maksimal. Dilihat dari nilai yang didapat.

“Mulai bulan Februari, setiap guru kelas 6 SD sudah melaksanakan pengayaan dibantu guru kelas lain termasuk mata pelajaran,” jelasnya.

Sekolah juga diwajibkan melaksanakan latihan-latihan USBN atau pun try out kepada para siswa. Agar pada pelaksanaannya nanti siswa tidak kaget dan bisa melaksanakan ujian dengan lancar dengan hasil memuaskan.

“Jadi setiap satu tahun sekali itu hasil belajar siswa memiliki standar, minimal standar Kabupaten,” katanya.

Dinas Pendidikan juga terus melakukan pembinaan tentang kinerja guru di daerah-daerah, termasuk koordinasi persiapan menjelang USBN. (Yogi T Nugraha)****

Komentari