DPRD Kab. Tasik Dorong Bupati Segera Usulkan Calon Wabup

SINGAPARNA, (KAPOL).- DPRD Kabupaten Tasikmalaya mendorong agar Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto segera mengusulkan calon Wakil Bupati yang akan mendampinginya di sisa periode Pemerintahannya sampai tahun 2021.

Pihak partai koalisi pengusung pasangan Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Uu Ruzhanul Ulum-H. Ade Sugianto (Huda) jilid dua harus segera mengusulkan nama nama calon Wakil Bupati.

Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Arif Rachman, SE, MM, menuturkan atas dasar rekomendasi dari pihak Kemendagri, Komisi I telah menyampaikan surat kepada pimpinan dewan agar menyampaikan surat rekomendasi Kemendagri tersebut kepada pihak eksekutif dalam hal ini Bupati Tasikmalaya agar segera ditindaklanjuti.

“Mengingat sisa masa bhakti Bupati Tasikmalaya saat ini hanya tinggal 20 bulan lagi,” kata Arif, Jumat (8/2/2019).

Arif menambahkan rekomendasi Kemendagri itu diterima oleh Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya saat melakukan kunjungan kerja, menyusul serangkaian kajian terkait aturan dan tahapan pengisian jabatan Wakil Bupati.

Tahapan pengusualan calon Wakil Bupati, lanjut Arif, diawali kesepakatan partai koalisi dalam hal ini PDI Perjuangan, PKS dan PAN. Kemudian Bupati mengusulkan dua nama kandidat wakil bupati hasil kesepakatan partai koalisi ke DPRD Kabupaten Tasikmalaya untuk dibahas dan diparipurnakan.

“Atas kesepakatan DPRD, dipilih salah satu calon untuk diusulkan ke Kemendagri melalui Gubernur Jawa Barat,” imbuhnya.

Proses semua itu, imbuh Arif, tidak akan memakan waktu lama. Justru yang lama itu adalah membangun kesepakatan di tataran partai koalisi untuk menentukan kandidat Wakil Bupati.

“Hingga kini kan belum tercium geliatnya,” tutur Arif.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H. Ruhimat mengatakan pimpinan dewan telah melayangkan surat kepada pihak eksekutif sesuai rekomendasi hasil kajian Komisi I terhadap efektifitas dan kualitas kerja pemerintah.

Terlebih, kata Ruhimat, dalam rangka pelayanan terhadap masyarakat, pelaksanaan revisi RPJMD dan penyederhanaan SOTK/perangkat daerah, yang bermuara pada urgensi pengisian jabatan Wakil Bupati untuk memaksimalkan kerja pemerintah.

“Banyak kesibukan Bupati Tasikmalaya yang tentu memaksimalkan oleh Wakil Bupati. Maka ruang kosong yang seharusnya dikerjakan oleh Wakil Bupati agar roda pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya ini benar-benar berjalan maksimal,” ujarnya. (Imam Mudofar)***