Dua Kecamatan Rawan Kekeringan, BPBD Kota Banjar Kirim Bantuan Air Bersih

BANJAR, (KAPOL).- Kondisi musim kemarau yang berkepanjangan belakangan ini sudah dirasakan masyarakat Banjar terutama di dua kecamata.

Untuk mendapatkan air bersih, warga harus rela antre di sebuah sumur yang harus ditempuh dengan berjalan kaki hingga 1 KM meter lebih.

“Dua kecamatan yang rawan kekeringan itu Kecamatan Banjar dan Kecamatan Pataruman,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Yayan Herdiaman, Jumat (13/7/2018).

Kata dia, berdasarkan laporan dan pantauan BPBD, daerah yang rawan terjadi kekeringan tersebar di sejumlah desa yang ada di dua kecamatan tersebut.

“Untuk di Kecamatan Banjar, ada di wilayah Desa Cibeureum, Desa Neglasari dan Kelurahan Situ batu,” ucapnya.

Sedangkan di wilayah Kec Pataruman terdapat di Desa Karyamukti, Desa Binangun dan Desa Batulawang.

“Untuk mengatasi kekeringan di Desa Cibeureum, kami sudah mendistribusukan air bersih sebanyak dua tangki ukuran 8000 liter. Bantuan air bersih itu dipusatkan di wilayah Dusun Cibodas, selanjutnya disebar ke wilayah lain,” ujar Yayan.

Di tempat terpisah, Kepala Dusun Cibodas Desa Cibeureum, Tatang mengatakan, untuk mencukupi kebutuhan air bersih sehari – hari, pihaknya s warga berjalan kaki hingga 1 KM lebih.

“Sumur milik warga yang mengalami kekeringan sudah sebulanan. Seiring adanya bantuan air bersih yang dikirimkan BPBD Kota Banjar, kami merasa terbantu untuk mencukupi kebutuhan air sekarang ini. Semoga saja rutin dan berkelanjutan selama musim kemarau ini,” kata Tatang.

Sementara, Kepala Dusun Babakan Desa Cibeureum, Dayat mengakui, untuk bantuan air bersih ke wilayah Dusun Babakan masih belum terealisasi.

Menyusul situasi dururat air bersih, dia berharap bantuan air bersih segera dikirimkannya.

“Warga sudah siap menampung air bersih itu. Akibat belum ada bantuan, terpaksa warga Dusun Babakan diharuskan berjalan kaki antara 500 meter sampai 1 km menuju kolam, demi memperoleh air bersih untuk dikonsumsi dan mencukupi kebutuhan lainnya,” ujarnya.  (D. Iwan)***

Komentari