oleh

Dua Remaja Tewas Akibat Miras Oplosan

BOJONGGAMBIR, (KAPOL).- Delapan pemuda warga Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya ditenggarai melakukan pesta minuman keras (miras) oplosan hingga menyebabkan dua orang diantaranya meregang nyawa dan satu orang kritis.

Mereka diduga akibat over dosis (OD) minuman keras yang diraciknya pada Selasa (20/8/2019) lalu.

Hingga satu persatu mulai merasakan efeknya dan harus dibawa ke puskesmas setempat pada Rabu (21/8/2019) sore.

Korban meninggal masing masing bernama AP (19) dan Rz (17). Mereka merupakan warga Ciawi, Desa Bojonggambir, Kecamatan Bojonggambir. Sementara korban yang masih kritis adalah IS (22) yang merupakan warga Sukasari, Desa Bojonggambir, Kecamatan Bojonggambir.

Berdasarkan data yang dihimpun KAPOL, ketiga Korban miras oplosan itu melakukan pesta miras oplosan berupa Alkohol 96% dicampur dengan minuman suplemen bersama lima orang lainnya pada Senin (19/8/2019) lalu.

Keempat orang yang masih bertetangga itu yakni RA (19), U (19), T (18), Y (19) dan B (19).

Beruntung, keempat warga lainnya yang berstatus pelajar itu selamat dari maut. Mereka hanya dirawat di rumah, sedangkan tiga korban termasuk dua korban yang tewas sempat dibawa ke Puskesmas Bojonggambir.

Dari hasil pemeriksaan petugas kesehatan, dua korban tewas mengalami kerusakan di bagian dalam organ tubuh.

Sementara satu korban yanng masih krtitis masih dalam perawatan intensif pihak puskesmas.

“Satu korban meninggal kemarin, satu lagi korban meninggal semalam. Satu lagi masih kritis dan dirujuk ke rumah sakit. Hasil diagnosa karena kerusakan organ dalam,” jelas Ayi Rusmana, salah satu petugas puskesmas, Kamis (22/8/2019).

Sementara itu, Plh Kapolres Tasikmalaya Ajun Komisaris Besar Polisi Sunarya membenarkan adanya dua warga Kecamatan Bojonggambir tewas akibat minuman keras oplosan.

Ia sudah memerintahkan jajaran Polsek Bojonggambir untuk segera mengambil tindakan dengan menangkap penjual alkohol yang dibeli oleh para korban.

“Kami prihatin dengan adanya kejadian ini, dan kami memerintahkan jajaran dibawah untuk segera mencari darimana asal usul alkohol yang diminum oleh korban,” papar Sunarya. (AM)**

Komentar

News Feed