Dua Wisatawan Nyaris Jadi Korban di Pantai Barat Pangandaraan

PANGANDARAN ,(KAPOL), –Wisatawan asal Bandung dan Ciamis mengalami kecelakaan laut, satu orang nyaris tewas terseret arus di Pos 4 Lifeguard Selasa (29/1/2019).

Korban bernama Dea (25) dan satu orang lagi Yuli (18) diduga kecapean tidak sadarkan diri di tepi pantai Pos 3 Lifeguard sekitar pukul 08.00 Wib.

Kedua korban terselamatkan berkat kesigapan dari petugas Balawista Pangandaran. Korban pun langsung di bawa ke PKM Pangandaran. 

Sekretaris Satgas Balawista Pangandaran, Asep Kusdinar mengatakan petugas lifeguard saat sedang di lapangan dikagetkan oleh wisatawan yang sedang berenang di Pos 4 Balawista karena salah satu temannya terseret arus hampir ketengah laut.

“Untungnya anggota kami sigap dan langsung menyelamatkan korban,” ungkapnya.

Menurutnya korban yang terseret arus tersebut Dea (25) anggota rombongan asal Ciamis berenang di tanda rambu bendera warna merah, tepatnya di zona arus sangat berbahaya dan korban saat berenang tidak menggunakan alat berenang.

“Dea berenang di area arus bawah laut cukup kencang dan lokasinya dilarang untuk berenang,”tuturnya.

Selanjutnya pada waktu bersamaan terjadi kecelakaan laut menimpa wisatawan Yuli(18), asal Bandung pingsan saat berenang di kawasan Pos 3 Pantai Barat. Wisatawan ini ditemukan dengan kondisi sudah tidak sadarkan diri oleh temannya di tepi pantai.

“Wisatawan asal Bandung ini sepertinya kelelahan dan pingsan,” lanjutnya.

Sementara itu salah satu pedagang Tarsimah (41) menambahkan dirinya juga yang baru saja datang ke pantai untuk menjajakan dagangan kaget melihat banyak kerumunan orang dan saking penasaran mendekati lokasi dimana korban di tolong petugas lifeguard.

“Kirain ada apa banyak orang di pinggir laut, begitu didekati ada seorang wisatawan korban terseret arus sedang di tolong petugas,” tambahnya. (M. Jerry)***