Dudukuy Simbol Rakyat

image

Calon Bupati, Hj Azizah Talita Dewi (tengah) mengenakan dudukuy pemberian warga. Bagi dia, dudukuy simbol rakyat, menyatunya pemimpin dengan rakyat. | JANI NOOR/"KP"

PANGANDARAN, (KAPOL).-
Ada pemandangan baru yang ditonjolkan Calon Bupati Pangandaran, Hj Azizah Talita Dewi. Ia kerap mengenakan “dudukuy” pemberian warga selepas menghadiri saresehan kelompok tani Cimerak, Sabtu (19/9/2015).

Berbaju putih, bersandal jepit sambil mengenakan “dudukuy”, Calon Bupati yang menggandeng Cucu Sulaksana ini nampak bahagia karena hampir setiap kunjungan ada saja warga yang memberikan dudukuy.

“Dudukuy itu simbol rakyat. Pelindung dari terik matahari, dipakai ketika ke kebun dan ke sawah. Saya bangga memakai dudukuy,” kata Azizah.

Azizah pun berkomitmen, dudukuy harus menjadi ikon unggulan masyarakat petani Pangandaran karena dudukuy sudah menjadi budaya masyarakat.

Mengenai isu pertanian, Azizah lebih tertarik pada apa ayang dikembangkan masyarakat Baduy Kanekes Banten. Disana ada lumbung padi umum sebagai tempat menyimpan padi.

“Jadi tak ada istilah paceklik, karena petani disana istilahnya punya cadangan yang dikelola secara masal. Tinggal kita budayakan juga di Pangandaran,” ujarnya. (Jani Noor)

Komentari