IKLAN
LINIMASA

Enam Titik di Kota Tasik Dapat Program Wirausaha Kemenakertras


TASIKMALAYA, (KAPOL).-
Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) menyelenggarakan program penciptaan wirausaha Tenaga Kerja Mandiri (TKM) di Kota Tasikmalaya. Enam titik dengan bentuk usaha berbeda jadi sasaran program tersebut.

Ketua Pendamping dari
Kemenakertrans Iim Ali Ismail mengatakan pemilihan keenam titik itu didasari pada niat dan kemauan pemiliknya untuk berwirausaha. Masing-masing titik usaha juga berbeda sesuai kemampuan pengusahanya.

“Kami punya kewenangan untuk merekrut calon TKM dimana kota Tasik ada enam titik dengan ketentuan per titik 20 orang. Total berarti ada120 orang dari Kawalu, mangkubumi, Indihiang,
Cibeureum, tamansari, Bungursari,” katanya dalam pembukaan program TKM, Senin (13/11/2017).

Untuk di daerah Kawalu, jenis usahanya ialah mukena. Adapun wilayah Mangkubumi kebagian pengembangan usaha sandal. Sedangkan jenis usaha ternak difokuskan di Indihiang. Kecamatan Cibereum kebagian pengembangan olahan bumbu. Berbeda lagi di Kecamatan Tamansari dengan jenis usaha celana kolornya dan Kecamatan Bungursari untuk jenis usaha konveksi bed cover.

Ia berharap para pengusaha bisa mandiri ketika program TKM rampung diberikan. Sehingga usaha bisa berjalan tanpa pendampingan langsung Kemenakertrans.

“Ini harus sampai mandiri, meski kontrak lima bulan kami tetap bertanggungjawab sampai mereka sukses. Kami akan barengi juga dengan teknologi agar mereka bisa memasarkan hasilnya,” ujarnya.

Pembekalan terhadap peserta TKM mencakup manajemen keuangan, motivasi berwirausaha dan strategi pemasaran. Sedangkan pesertanya ditujukan pada masyarakat tertentu oleh Kemenakertrans

“Sesuai arahan, perekrutan itu purna TKI, masyarakat miskin atau anak muda gigih bekerja dan orangtua yang mempekerjakan anak,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman mengapresiasi perhatian Kemenakertrans terhadap pembinaan wirausaha asal Tasik. Ia menilai bertambahnya pengusaha akan mendorong penguatan ekonomi. Implikasinya, angka kemiskinan diyakininya bisa ikut turun.

“Progress selama ini kemiskinan sudah turun. Maka perlu digenjot terus. Mulai dari pencetakan wirausaha, membuka peluang tenaga kerja, investasi,” tuturnya. (Imam Mudofar)

Komentari

IKLAN
IKLAN
Direktur : H. Usman Rachmatika Kosasih Penanggungjawab: AS Wibowo
Pemimpin Redaksi : Duddy RS
Redaktur Pelaksana : Abdul Latif
Teknologi Informatika : Deni Rosdiana
Promosi dan Iklan : Nova Soraya
Kesekretariatan : Dede Nurhidayat, Sopi
Wartawan : Imam Mudofar, Azis Abdullah, Ibnu Bukhari, Astri Puspitasari, M. Jerry

Alamat Redaksi : Jl. RE. Martadinata No. 215 A Kota Tasikmalaya 46151

To Top