Garut Segera Miliki Stadion Berstandar Internasional

GARUT, (KAPOL).- Kabupaten Garut dipastikan akan memiliki stadion sepak bola tingkat nasional tiga tahun lagi.

Pada tahun 2019 ini juga proyek lanjutan pembangunan stadion di Komplek Sarana Olah Raga (SOR) Ciateul, Desa Jayaraga,

Kecamatan Tarogong Kidul akan kembali dilakukan namun hanya sebatas pembangunan pondasi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kabupaten Garut, Kuswendi menyampaikan hal itu di Lapang Merdeka Kherkop saat jeda menyaksikan Liga Desa, Jumat (1/2) lalu.

“Jadi tahun ini sudah muncul di DPA sebesar Rp 20 miliar. Kalau untuk stadion sepak bola dana Rp 20 miliar itu mungkin hanya untuk pondasinya saja. Mudah-mudahan tahun beriktunya dilanjutkan karena Pak bupati menargetkan pembangunan stadion itu dalam tiga kali anggaran dengan harapan dibantu dari banprov,” kata Kuswendi.

Ia menuturkan, walaupun Garut mendapatkan bantuan Rp 500 miliar lebih dan paling tinggi di Jawa Barat tetapi arahnya masih belum kelihatan untuk menyelesaikanya sekaligus, tetapi tahun kedua 2020 dan ketiga baru akan rampung.

“Insya Allah, dalam anggaran ketiga kali bisa selesai minimal stadion menengah. Ya anggaran Rp 20 miliar itu hanya untuk pagar dan pondasinya saja” ucapnya.

Kuswendi menyebutkan, pembangunan stadion sepak bola ini liding sektornya ada di Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR), dan bukan lagi di Dispora.

“Kami hanya menerima mamfaatnya saja. Kami tidak memiliki tenaga ahli dalam hal itu kita harus jujur saja karena disana di PUPR banyak tenaga ahlinya” ujar Kuswendi, tersenyum.

Sebagaimana diketahui, dua bangunan sarana olah raga yang dikerjakan Dispora, yakni cabor Pencak Silat, dan Permainan untuk basket, Voli, dinilai masyarakat gagal. GOR pencak silat mirip gudang, sedangkan yang satunya lagi hingga kini masih mangkrak. (Dindin Herdiana)***