Gehu dan Bala-Bala, Makanan Favorit Kang Uu Saat Buka Puasa

BANDUNG, (KAPOL).- Di luar perkara ibadah, bulan Puasa semestinya dijalani dengan bersahaja termasuk soal makanan. Banyak yang merasakan, khususnya ibu rumah tangga, bahwa biaya untuk makan minum mereka justru lebih boros di saat bulan puasa.

Entah karena lapar mata atau memang lapar beneran, banyak yang membeli aneka makanan di luar yang biasa dikonsumsi sehari-hari, utamanya menjelang berbuka puasa.  Mulai dari makanan besar hingga bermacam panganan pembuka dan minuman.

Namun tidak demikian halnya dengan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Uu Ruzhanul Ulum atau yang biasa disapa Kang Uu. Besar dalam tradisi pesantren, Kang Uu terbiasa dengan gaya hidup sederhana termasuk dalam hal makanan.

Buat Kang Uu makanan yang paling nikmat adalah gehu dan bala-bala. Dalam masyarakat Sunda, gehu adalah tahu goreng tepung isi sayur. Sedangkan bala-bala adalah gorengan yang berisi campuran irisan sayur seperti kol, wortel atau tauge.

“Paling favorit itu bala-bala dan gehu, sejak kecil suka,” ujarnya.

Bahkan saking sukanya, Kang Uu bisa melupakan lauk-pauk yang lain jika bala-bala dan gehu sudah terhidang di hadapan mata. Termasuk di bulan puasa, gehu dan bala-bala tetap menjadi makanan favorit untuk berbuka.

“Tidak ada puncak makanan tertinggi di hadapan saya kecuali gehu dan bala-bala. Kalau makan tidak usah ada yang lain, ada gehu dan bala-bala, selesai. Sejak kecil seperti itu ” ungkapnya.

Saat aktif menjabat Bupati Tasikmalaya, gehu dan bala-bala sudah menjadi makanan wajib untuk mengawali aktivitas.

Kang Uu berpesan, saat berbuka puasa, berbuka dengan makanan secukupnya, tidak berlebih-lebihan. Karena jika kita makan berlebihan, perut akan terasa begah dan sakit.

Tak hanya itu, perut yang kekenyangan membuat kita malas berkaktivitas. Padahal setelah berbuka Puasa, masih ada kewajiban yang lain, yakni sholat magrib, sholat Isya, hingga sholat taraweh.

“Jadi makanlah secukupnya agar kita bisa tetap melaksanakan ibadah lainnya setelah berbuka puasa. Segala sesuatu yang berlebihan tidak disukai Allah SWT,” kata Kang Uu.(Rilis)***

Komentari