Hanya 120 Pelamar yang Berhak Mengikuti SKB

BANJAR, (KAPOL).- Usai pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dalam tahapan rekrutmen CPNS Tahun 2018 kemarin, hanya 120 pelamar saja yang lolos dan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKD).

Pasalnya, hingga saat ini Pemerintah Kota Banjar masih mengacu pada aturan Permenpan nomor 37 tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar pengadaan CPNS, dimana kelulusan SKD ditentukan dari nilai passing grade.

“Untuk Kota Banjar nilai passing gradenya 120. Sementara itu, kuota formasi CPNS untuk Kota Banjar sebanyak 319 formasi. Tentu jika kebijakannya tetap mengacu pada Permenpan awal maka formasi sebanyak 319 itu tidak akan terisi semua,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), Kota Banjar Supratman, Kamis (15/11/2018).

SKB sendiri rencananya akan dijadwalkan pelaksanaannya dari tanggal 22 hingga 28 November 2018 di Kota Bandung dengan sistem CAT juga. Undangan SKB sendiri akan disampaikan melalui e-mail pelamar yang lolos SKD.

Sementara untuk bobot nilai sendiri, perbandingannya 40 persen, sedangkan nilai SKB 60 persen.

“Memang seluruh daerah untuk tingkat kelulusan SKD ini sangat rendah, jangan jauh-jauh, Pangandaran, Ciamis, Tasikmalaya, juga sama dari sekian ribu pelamar yang ikut seleksi melalui sistem CAT, hanya berapa persen saja yang lulus. Kota Banjar juga demikin, dari 4.379 pelamar hanya 120 orang saja yang nilainya mencapai passing grade,” katanya.

Menurut dia, hingga saat ini belum ada kebijakan baru dari BKN terkait banyaknya pelamar yang tidak lulus seleksi sehingga minim pemenuhan kuota formasi CPNS yang disediakan.

“Ya, untuk pelaksanaan SKB tidak sampai dua minggu lagi tapi belum ada kebijakan baru yang dikelurkan. Benar memang jika aturan tetap mengacu pada aturan awal maka pemerintah akan rugi, karena banyak formasi kosong tidak terisi karena pelamar berguguran di tahap SKD,” pungkasnya. (Agus Berrie)***

Komentari