Herher Rohilin, Pejuang Pembentukan Kota Banjar Tutup Usia

BANJAR, (KAPOL).- Herher Rohilin (55), seorang pejuang yang ikut melahirkan terbentuknya Kota Banjar warga Tanjungsukur, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, tutup usia pada Jumat (10/5/2019) pukul 03.55 WIB.

Almarhum Herher, yang akrab disapa Asep Kawer itu, dimakamkan di tempat Pemakaman Umum “Kebun Jati” Tanjungsukur, Kelurahan Hegarsari, Kec Pataruman, Kota Banjar

Sebelum meninggal dunia, Herher sempat dirawat di RSUD Kota Banjar selama tiga hari.

Karena, mengidap penyakit stroke dan selama hidupnya pun Herher dikenal rajin mengkritisi Pemkot Banjar dan DPRD Kota Banjar.

“Kritiknya itu membangun.dan saya tak pernah merasa sakit hati. Sehingga, kami merasa kehilangan Herher,” ujar Mantan Wakil Walikota Banjar, H. Akhmad Dimyati.

Dijelaskan dia, almarhum sebagai pejuang pembentukan Kota Banjar yang kehidupannya sederhana.

Artinya, kata dia, pola hidupnya tak seperti pejuang Banjar yang lainnya.

“Jangan lupakan sejarah atau jasmerah. Sewajarnya, diperhatikan keluarga alrmahum kedepan. Yakni, istri almarhum dan enam anaknya itu,” ujar H. Akhmad Dimyati.

Yans Bonies yang juga sahabat almarhum mengatakan, kenangan terakhir, dirinya bersama Herher dan para pejabat Pemkot Banjar sempat ikut menandatangani Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kota Banjar 2018-2023, di aula Setda Banjar, belum lama ini.

“Selama hidupnya, almarhum bernyali besar dalam melawan praktek korupsi. Tidak takut saat melaporkan dugaan korupsi ke kejaksaan, termasuk ke KPK dan aparat penegak hukum lainnya,”ujar Bonies.

Menurutnya lagi, beberapa bulan lalu Herher bersama Ormas Geram sempat berencana menggelar aksi demontrasi.

Saat itu dibatalkan, dengan alasan demi kondusif Kota Banjar jelang Pemilu 2019.

Direncanakan demo kembali tentang penegakan hukum kasus korupsi itu dilanjutkan setelah Pemilu 2019 ini.

Jika perbuatan almarhum dinilai salah, Adik Kandung Almarhum, Nandang Mustopa (53) menyatakan meminta maaf kepada semuanya.

“Semoga saja niat baik almarhum selama hidup, menjadi amal ibadah dan penerang di alam kubur,” ujar Nandang.

Dua mantan Sekda Banjar R. Sodikin dan H. Yayat Supriyatna, mengakui, Herher itu merupakan putra terbaik Kota Banjar.

“Saya jasa-jasa almarhum saat hidup untuk Banjar, besar dan bermanfaat. Mugia husnul hotimah,” kata H.R. Sodikin dan H. Yayat, seusai melayat.

Hal senada dikatakan Wakil Wali Kota Banjar, Nana Suryana dan Sekda Banjar, H. Ade Setiana, seusai melayat almarhum.

“Semoga amal baiknya diterima Allah SWT. Kemudian, semua dosanya diampuni. Almarhum terkenal baik dan kritis membangun,” ujar Nana. (D.Iwan)***

Diskusikan di Facebook