Hiswana Migas Beri Sanksi Keras Pangkalan Nakal

TAWANG, (KAPOL).- Setelah melakukan operasi pasar gas 3 kg di 30 kelurahan di wilayah Kota Tasikmalaya, diharapkan masyarakat yang berhak tidak “panic buying” sehingga di lapangan terjadi antrian untuk mendapatkan gas 3 kg tersebut.

Ketua Hiswana Migas, Sigit Wahyu Nandika mengungkapkan, banyak masyarakat yang panik buying. Jika disebut kelangkaan gas 3 kg dipasaran itu tidak ada kalau keterlambatan pasokan memang diakui. Ketiadaan gas juga tidak di seluruh tempat hanya ada di beberapa wilayah saja.

Dikatakan Sigit, operasi pasar sendiri untuk memenuhi kebutuhan warga. Gas dijual dengan harga Rp 16.000 per tabung. Jika ad pangkalan menjaul diatas HET itu jelas sudah menyalahi aturan. Jika warga menemukan pangkalan yang menjual harga gas 3 kg diatas HET laporkan ke Hiswana Migas.

“Bisa di PHU, Selama setahun kepemimpinan saya sudah ada 6 pangkalan yang diputus kontrak, jika ada pangkalan nakal laporkan kepada kami,” ujar Sigit kepada wartawan usai konfrensi pers di Hiswana Migas, Jumat (7/12/2017). (Erwin RW)***

Komentari