oleh

HSN 2019, Resolusi Jihad Mempertahankan NKRI

BANJAR, (KAPOL).- Ribuan santri perwakilan pondok pesantren se-Kota Banjar pawai keliling Kota Banjar seusai upacara Hari Santri Nasional (HSN) ke 4 Tingkat Kota Banjar di Taman Kota Lapang Bhakti Banjar, Selasa (22/10/2019).

Ketua HSN Kota Banjar, Bananu Musyafik, mengatakan, peserta upacara dan pawai santri yang hadir itu perwakilan dari 48 ponpes se-Kota Banjar saja.

“Diperkirakan santri yang hadir mencapai 6000 orang. Karena, tak semua santri diturunkan sekarang ini,” kata Bananu.

Pengasuh Pesantren Miftahul Huda, Kota Banjar , KH Muin Abdurrahim, mengakui, dari total santrinya sekitar 3.500 orang, saat upacara ini hanya berkisar 50 persen saja diturunkan datang. Diantaranya berlatar keterbatasan angkutan.

Menurutnya, memperingati HSN ke-4 Tahun 2019 ini, posisinya tidak dibawah Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Banjar maupun Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) Kota Banjar.

“HSN sudah bersipat nasional dan diakui negara secara syah. Sewajarnya semua bertanggungjawab untuk menyukseskannya. Termasuk PHBN dan PHBI Kota Banjar,” ujarnya.

Diharapkan dia, kepesertaan upacara kedepan bukan hanya santri saja. Tetapi, OPD, pelajar, instansi-instansi lainnya juga diharuskan ikut menjadi pesarta upacara. Tidak seperti sekarang ini.

Wali Kota Banjar, Hj.Ade Uu Sukaesih berharap momen Hari Santri Nasional ke-4 Tahun 2019 ini menjadi ajang kebangkitan santri Indonesia untuk perdamaian dunia.

“Hubbul Wathan minal iman. Cinta tanah air itu sebagian dari iman. Kami berharap semua santri mencintai NKRI. Seperti ulama yang berjuang, melakukan resolusi jihad mempertahan NKRI ini,” kata  Hj. Ade Uu Sukaesih. (KP-08)***

Komentar

News Feed