IMM Kota Tasik dan Lazismu Bantu Korban Bencana Sulteng

TASIKMALAYA, (KAPOL).- Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Tasikmalaya melakukan penggalangan dana untuk membantu korban bencana tsunami dan gempa di Palu, Sigi, dan Donggala.

Aksi yang dilakukan IMM mulai 1-9 Oktober lalu itu berhasil mengumpulkan Rp 30 juta yang disalurkan melalui Lembaga Amal Zakat Infak Sodaqoh Muhammadiyah (LAZISMU) Kota Tasikmalaya, Kamis (11/10/2018).

Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tasikmalaya, Syarif Hidayat kepada “KP” mengatakan pihaknya sangat bangga atas inisatif para mahasiswa IMM Kota Tasikmalaya melakukan penggalangan dana.

Mereka turun langsung ke lokasi-lokasi strategis di Kota Tasikmalaya untuk menggalang dana demi membantu sesama yang mendapat musibah di Palu dan sekitarnya beberapa waktu lalu.

Dana yang berhasil dikumpulkan dan dititipkan ke LAZISMU Kota Tasikmalaya itu akan didistribusikkan ke LAZISMU pusat.

Selanjutnya dana tersebut akan dibelikan pada barang-barang yang dibutuhkan para korban bencana, seperti pakaian, selimut, alat-alat mandi, dan barang lainnya untuk kehidupan sehari-hari para korban bencana.

“Bantuan ini mungkin disatukan dengan LAZISMU pusat, atau kalau ada penerbangan mungkin dari sini (Tasikmalaya) berangkat seperti ke Lombok kemarin,” katanya.

Dikatakannya, aksi tersebut bukan kali pertama dilakukan oleh IMM dan LAZISMU, karena langkah serupa dilakukan setiap ada kejadian bencana luar biasa sebagai bentuk kepedulian sosial IMM dan LAZISMU.

Hal ini sebagai bentuk misi Muhammadiyah yang bergerak dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial.

“Saya bulan kemarin mengumpulkan juga dana untuk Lombok dan saya sendiri dengan LAZISMU berangkat ke sana,” katanya.

Ketua PC IMM Kota Tasikmalaya, E Nurfahmi Siddiq menuturkan bahwa penggalangan dana ini diinisiasi Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat IMM Kota Tasikmalaya.

Dan bekerjasama dengan Koordinator Komisariat di Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (Umtas) dengan 3 Komisariat fakultas, yaitu FKIP, Fakultas Teknik dan FIKes, serta ormawa yang ada di Umtas.

“Kegiatan ini juga merupakan intruksi DPP IMM kepada seluruh DPD dan DPC untuk turun menggalang dana, melihat kondisi di Palu dan Donggala,” katanya.

Selama 9 hari tersebut, para anggota Pimpinan Cabang IMM Kota Tasikmalaya turun ke jalan di beberapa titik untuk menggalang dana dari masyarakat.

Di samping itu, di lingkup kampus Umtas pun dibuka stan untuk penggalangan bantuan dari mahasiswa Umtas sendiri. (Aji MF)***

Komentari