Ini Cara Budayawan Memelihara Lingkungan

SITURAJA, (KAPOL).-Para tokoh budaya di Situraja komitmen akan memelihara alam dengan pola pendekatan budaya. Fenomena banyaknya alam yang rusak tak lain karena ulah manusia itu sendiri.

Imbas kerusakan alam, berdampak pada banyaknya terjadi bencana. Di Sumedang pernah terjadi sejumlah bencana akibat kerusakan alam.

“Tak hanya budayawan, semua masyarakat harus ngamumule (memelihara) kondisi alam. Salah satunya ada niatan memelihara alam dengan kesadaran dari diri sendiri,” ujar tokoh budaya Situraja, Niko Asmara, pada acara ngarumat jagat di Desa Situraja, Kecamatan Situraja, Rabu (7/11/2018).

Tema yang diusung dalam acara tersebut, berkaitan dengan pentingnya kesadaran memelihara alam atau jagat.

Disebutkan, upaya paling konkrit yang bisa dilakukan oleh budayawan untuk memelihara alam adalah dengan mau menanam pohon di berbagai lahan. Terutama lahan di bukit atau pegunungan.

“Konteks dalam simbol menyadarkan diri kita untuk menjaga alam itu ya melalui acara ngarumat jagat. Dalam kesempatan ini kita bisa menafakuri perlakuan manusia terhadap alamnya. Banyak perilaku buruk yang dilakukan manusia terhadap alam. Sehingga keburukan pula yang didapat,” tuturnya.

Dikatakan memelihara alam, bisa dilakukan dengan kearifan lokal. Dari sejak dini harus ditanamkan, hangan menimbulkan kerusakan pada alam. Karena danpaknya akan dirasakan oleh anak cucu.

“Untuk itu budayakan kesadaran untuk memelihara alam,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang menghadiri acara itu menyampaikan dukungan terhadap budayawan yang tergugah untuk memelihara alam dengan langkah budaya.

Menurutna, budaya adalah keafifan lokal yang bisa menggugah masyarakat untuk menjaga pelestarian alam.

“Melalui konsep budaya kearifan lokal kita gerakan masyarakat giat menanam bukan merusak alam,” ungkapnya.

Ia juga mengupas, kenapa kerap kali banjir ketika musim hujan dan kekeringan ketika musim kemarau. Hal tersebut karena terjadinya kerusakan alam yang justru diakibatkan oleh perilaku manusia.

“Kita harus menjadi bagian dari pelestarian alam dengan menjaga lingkungan. Ciptakan keindahan alam dengan mencintai alam,” tuturnya.
Dony juga mengisyaratkan, tentang perlunya penambahan anggaran untuk hal yang berkaitan pemeliharaan alam. (Nanang Sutisna)***

Komentari