IKLAN
HUKUM

Ini Komentar Wabup Garut Soal Dugaan Korupsi Haornas

GARUT, (KAPOL).- Mencuatnya kasus dugaan korupsi pada kegiatan Hari Olah Raga Nasional (Haornas) di Kabupaten Garut mendapatkan perhatian Wakil Bupati, Helmi Budiman.Ia meminta kasus tersebut ditindak secara hukum jika terbukti.

Dikatakan Helmi, dirinya sangat menyesalkan jika memang terjadi korupsi pada kegiatan Haornas di Garut. Dirinya akan menelusuri kebenaran dari informasi tersebut sebelum menentukan tindakan ke depannya.

“Kita akan memastikan dulu kebanaran dari informasinya. Dalam waktu dekat saya akan segera memanggil Kadispora untuk dimintai keterangannya terkait hal ini dan jika terbukti, ini harus ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku,” kata Helmi, Jumat (13/10/2017).

Dirinya tutur Helmi, tidak akan melindungi anak buah yang terbukti melakukan kesalahan apalagi terlibat kasus korupsi. Sepenuhnya pihaknya mendukung proses hukum terhadap semua tindak pidana apalagi yang menyangkut masalah korupsi.

Menurut Helmi, transfaransi dalam hal anggaran tentunya sangatlah penting. Semua anggaran yang digunakan tentunya harus diketahui publik, apalagi memungut anggaran dari publik untuk uang pendaftarannya.

Helmi juga membenarkan kalau untuk kegiatan Haornas memang sudah ada anggarannya
yang bersumber dari APBD. Namun jika memang kurang, penyelenggara boleh memungut uang pendaftaran.

“Yang penting pihak penyelenggara jangan mencoba bermain-main dengan anggaran. Saya berjanji akan meminta pertanggungjawaban terkait penggunaan anggaran Haornas,” ujarnya.

Helmi juga tak menampik kalau dirinya sempat menerima laporan kalau penyelenggaraan Haornas memungut kepada peserta. Namun untuk kegiatan seperti ini tentunya tak melanggar selama ada alasan yang kuat dan sudah merupakan hasil musyawarah.

“Namun terus terang saya sedikit heran masalahnya alokasi dalam APBD untuk penyelenggaraan Haornas itu sudah besar. Belum lagi ada dukungan dari beberapa perusahaan yang memberikan CSR (corporate social responsibility),” ucap Helmi.

Menurut penilaiannya, tandas Helmi, anggaran sebesar Rp 100 juta dari APBD sudah besar untuk membiayai kegiatan internal ASN Pemkab Garut yang hanya diselenggarakan selama dua hari.

Helmi pun mengaku sangat mendukung langkah pihak Kejaksaan yang akan menangani dugaan kasus korupsi kegiatan Haornas ini.

Bahkan ia meminta pihak Kejaksaan menindaklanjuti kasus ini jika memang terbukti terjadi praktek korupsi.

“Dukungan ini semata-mata untuk tujuan terwujudnya pemerintahan yang terbebas dari tindak korupsi yang harus menjadi musuh bersama,” ujarnya.(Aep Hendy S)***

Komentari

IKLAN
IKLAN
Direktur : H. Usman Rachmatika Kosasih
Pemimpin Redaksi : Duddy RS
Redaktur Pelaksana : Abdul Latif
Teknologi Informatika : Deni Rosdiana
Promosi dan Iklan : Nova Soraya
Kesekretariatan : Dede Nurhidayat, Sopi
Wartawan : Imam Mudofar, Azis Abdullah, Ibnu Bukhari, Astri Puspitasari, M. Jerry

Alamat Redaksi : Jl. RE. Martadinata No. 215 A Kota Tasikmalaya 46151

To Top