Jasaraharja Jamin Bayar Biaya Perawatan Korban Kecelakaan

Jika Memenuhi Prosedur

GARUT, (KAPOL).- Sebagai upaya memberikan kepastian jaminan bagi masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas dan pihak rumah sakit yang melakukan penanganan, Polres Garut telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

Penandatangan dilakukan dengan pihak terkait yakni PT Jasaraharja serta lima rumah sakit yang ada di Kabupaten Garut.

Menurut Kepala PT Jasaraharja Cabang Tasikmalaya, Dede Hendriana, pasca dilakukannyan penandatanganan nota kesepahaman diharapkan pihak rumah sakit tidak ragu lagi saat ada korban kecelakaan lalu lintas.

Jika sudah memenuhi prosedur, PT Jasaraharja menjamin akan membayar semua tanggungan biaya perawatan korban kecelakaan maksimal hingga Rp 20 juta.

“Sebagaimana biasa dilakukan, nantinya pihak rumah sakit yang akan melakukan penagihan kepada Jasa Raharja untuk biaya peratawan korban kecelakaan.

Namun tentunya hal ini harus memenuhi prosedur yang telah ditetapkan,” ujar Dede, Selasa (13/3/2018).

Dikatakan Dede, lembaganya sudah menyiapkan plafon dengan nilai berbeda dan disesuaikan dengan kondisi para korban kecelakaan lalu lintas.

Untuk korban luka, plafon yang disiapkan pihaknya maksimal Rp 20 juta dan untuk yang mengalami cacat tetap maksimal Rp 50 juta.

Sedangkan untuk korban yang meninggal dunia tambahnya, akan mendapatkan santunan Rp 50 juta. Hal ini menurutnya sudah berjalan sejak bulan Juni tahun 2017 lalu.

Dede menilai pelaksanaan penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan jaminan kepada masyarakat dan yang menangani kecelakaan agar bisa mengurangi fatalitas.

Sebelumnya PT jasa raharja sudah melakukan kerjasama dengan beberapa rumah sakit di antaranya RSUD dr Slamet, Rumah Sakit Guntur, Rumah Sakit Nurhayati, serta Intan Husada.

“Dengan begitu, diharapkan para korban kecelakaan lalu lintas yang hendak berobat tidak harus lagi membayar kepada pihak rumah sakit.

Biaya pengobatan mereka bisa langsung diklaim oleh pihak yang menangani dalam hal ini rumah sakit,” katanya.

Wakapolres Garut Komisaris Gotam Hidayat menambahkan, dengan adanya penandatanganan nota kesepahaman diharapkan ada tindakan cepat antara unit Laka Lantas Polres dengan pihak rumah sakit yang menangani.

Selain itu juga, pembayaran klaim asuransi bisa dilakukan dengan cepat dan terbuka agar kemudian dapat meringankan biaya bagi korban kecelakaan lalu lintas. (Aep Hendy S)***