oleh

Jembatan Ikonik di Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA, (KAPOL).- Untuk menjadikan Kota Tasikmalaya menjadi salah satu tujuan wisata, Pemerintah Kota Tasikmalaya terus mengenjot penataan infrastruktur dengan program pembangunan yang mengarah kepada pengembangan wisata.

Salah satunya, perencanaan pembangunan jembatan sepanjang 170 meter dengan desain atau arsitektur yang bisa menjadikan ikonik Kota Tasikmalaya.

Wacana untuk membangun jembatan ikonik dan gaya arsitektur yang unik tersebut sudah mulai digelorakan.

Rencananya pembangunan jembatan ikonik tersebut di Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya.

Jembatan Sungai Ciloseh yang membutuhkan biaya sekitar 150 miliar

Wali Kota Tasikmalaya H. Budi Budiman menyebutkan, pihaknya sudah mengusulkan agar pembangunan jembatan bisa menjadi salah satu yang ikonik di Tasikmalaya.

“Saat ini ada tiga jembatan yang sudah masuk dalam program pembangunan Pemkot Tasikmalaya, yaitu, jembatan sungai cikalang, jembatan flyoper dan jembatan ciloseh ini yang paling panjang kurang lebih 170 meter yang saya usulkan harus menjadi ikon,” katanya, Jumat (25/10/2019).

Dikatakannya, jembatan ini tidak hanya sebagai fungsi transfortasi saja. Akan tetapi juga bisa menjadi salah satu daya tarik kunjungan wisata di Kota Tasikmalaya.

Jembatan tersebut harus memiliki seni yang tinggi dan seni arsitektur yang indah. Sehingga warga bisa berswafoto atau dijadikan lokasi wisata keluarga.

Disinggung apakah desain atau arsitekturnya sendiri mengusung kearifan lokal, Budi mengatakan, Detail Engineering Design (DED) sudah diusulkan ke propinsi karena di propinsi ada desain yang baru.

Selain itu, lanjut Budi, mungkin ada dibiayai oleh propinsi atau pusat jika DED tersebut diusulkan ke Propinsi.

“Ya, mengurangi biaya di daerah kalau bisa. Sudah dikomunikasikan dengan Pak
Gubernur, Bappeda termasuk Dinas Bina Marga Propinsi Jawa Barat.
Untuk DED dan perencananya dari pusat dan propinsi termasuk usulan penganggarannya,” katanya.

Ditambahkan Budi, Pemerintah Kota Tasikmalaya juga meminta bantuan pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Barat dalam penyelesaian pembangunan jalan lingkar utara.

Karena, keberadaan jalan tersebut penting guna‎ mengatasi beban kemacetan setelah exit tol  Bandung-Cilacap terwujud di Kota Tasikmalaya. (KP-07)***

Komentar

News Feed