IKLAN
EKBIS

Jenis BBM Teranyar Hadir di Tasikmalaya

image

TAWANG, (KAPOL)-.

Kehadiran jenis bahan bakar minyak teranyar dari Pertamina, tidak hanya berpusat di kota-kota besar saja. Itu dibuktikan dengan mulai munculnya BBM beroktan 90 ini sudah menyentuh tingkat daerah, seperti misalnya Kota Tasikmalaya.

Pengawas SPBU Siliwangi Rizal K mengakui jika pertalite telah tersedia kurang lebih satu bulan lamanya.
“Di kami jadi sekarang sudah tidak ada lagi solar, tapi diubah menjadi pertalite,” ujarnya yang dijumpai di kantor, Jalan Siliwangi, Kota Tasikmalaya.

Sejauh ini, menurutnya respon dari masyarakat cukup positif. Dalam sehari, rata-rata menghabiskan sekitar 1,5 ton pertalite. Sementara, premium tetap menjadi primadona dengan angka tertinggi penjualan sebesar 14 ton per harinya.

“Kalau antara pertamax dengan pertalite, ya memang cukup bersaing. Karena kualitasnya nyaris sama, tapi kan harga murah pertalite,” jelas dia.

Pertalite yang dipatok harga 8300 per liternya ini, kata Rizal, masih dominan digunakan oleh masyarakat yang ingin mencoba lantaran penasaran. Umumnya juga pengguna roda empat paling banyak mengonsumsi BBM satu ini.

“Karena kalau yang pentingkan kualitas ke mesin, tidak asal jalan, pasti juga pilihnya pertamax. Dengan beda sekitar 700 perak, lebih murah pertalite, kan lumayan kalau belinya full tank roda empat. Itu kenapa bisa bersaing antara pertamax dan pertalite ini,” ucap Rizal mengungkapkan kondisi riil yang diperhatikannya beberapa waktu ini.

Namun, dia mengatakan, jika masih kurangnya pengetahuan masyarakat akan produk baru ini menjadi salah satu kendala untuk bisa menjual sesuai target per hari sebanyak lima ton. Di awal kehadiran juga Rizal melanjutkan, penjualan terbilang sulit karena kebanyakan yang belum mengenal jenis ini.

Padahal diakuinya juga, sosialisasi produk gencar dilakukan petugas. Seperti misalnya, menawarkan sekaligus memberikan edukasi terkait produk baru ketika masyarakat hendak mengisi.

“Tapi jelas memang butuh waktu, untuk akhirnya bisa penjualan setara dengan premium. Karena tidak semua kalangan punya kemampuan daya beli dan pengetahuan yang sama, jadi kami wajar kalau sekarang penjualan masih di angka segitu,” tambah Rizal.

Sebab, dia menilai jika kemunculan pertalite semata-mata untuk menambah varian BBM yang bisa dipilih masyarakat. Sesuai kebutuhan, selera bahkan daya beli.

“Jadi ya, kami di SPBU hanya menyediakan saja, kalau sudah sampai di tahap keputusan pembelian itu balik lagi ke konsumen,” imbuhnya.

Ditanya, SPBU mana saja yang sudah kehadiran  pertalite.  Pihaknya memperkirakan jika baru di SPBU-nya saja yang menjadi pertama penyedia pertalite di Kota Tasikmalaya. Sebab di beberapa SPBU lainnya, dipantaunya masih baru tahap pemasangan tanki.

Sedangkan, salah seorang warga, Jajang (47) mengaku belum tertarik menggunakan pertalite, meskipun hanya memiliki sedikit selisih rupiah dari premium yang biasa dipakai.

“Sebetulnya agak penasaran ingin coba, tapi harga delapan ribu sekian menurut saya masih kemahalan,” ucap pengguna sepeda motor tersebut.
Lain halnya, Moch. Gani (26) mengatakan sudah rutin menggunakan pertalite untuk roda empatnya.

“Harganya saya pikir tidak beda jauhlah, dengan kualitas yang segitunya, masih worth-it, supaya mesin tidak cepat rusak juga,” ucapnya yang ditemui di sela pengisian BBM di lokasi. (Astri Puspitasari)

Komentari

IKLAN

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN
Direktur : H. Usman Rachmatika Kosasih
Pemimpin Redaksi : Duddy RS
Redaktur Pelaksana : Abdul Latif
Teknologi Informatika : Deni Rosdiana
Promosi dan Iklan : Nova Soraya
Kesekretariatan : Dede Nurhidayat, Sopi
Wartawan : Imam Mudofar, Azis Abdullah, Ibnu Bukhari, Astri Puspitasari, M. Jerry

Alamat Redaksi : Jl. RE. Martadinata No. 215 A Kota Tasikmalaya 46151

To Top