IKLAN
HUKUM

Kandang Entog Digerebek, Jadi Ajang Judi Kemiri

image

PELAKU adu kemiri dikawasan Gang H Muchtar Kampung Ampera Belokan Bojong Kelurahan Panglayungan Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya digerebeg polisi, Senin (2/5/2016) | ERWIN R WIDIAGIRI/"KP"

CIPEDES, (KAPOL).-
Kandang unggas di Kawasan Gang H Muchtar Kampung Ampera betulan belokan Bojong Kelurahan Panglayungan Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya, digerebek sekira pukul 17.30 WIB, Senin (2/4/2016).

Pasalnya menjadi tempat judi dengan cara adu kemiri atau ngadu muncang. Lokasi halaman belakang milik warga itu sudah dua kali dijadikan arena judi muncang sehingga masyarakat resah.

Salah seorang warga, Yayat Supriatna menyebutkan dirinya tidak mengetahui persis adanya lokasi itu. Namun jika mendekati azan Magrib tampak banyak warga yang keluar dari gang menggunakan motor ada juga yang jalan kaki.

“Kebanyakan bukan warga sini soalnya tidak kenal. Ada beberapa pelaku judi warga Tionghoa,” katanya.

Sementara menurut Kapolsek Indihiang Kompol Setyana, berawal dari laporan masyarakat adanya judi adu kemiri polisi langsung mengembangkan laporan tersebut dan menemukan adanya lokasi halaman rumah warga dijadikan tempat judi adu kemiri.

“Kami langsung melakukan penggerebegan,” ujarnya.

Sembilan orang diamankan dan sebagian lagi ada yang melarikan diri. Dari sembilan orang itu di antaranya dua warga setempat dan tujuh orang bukan warga lingkungan sekitar TKP.

“Selain itu, kami juga mengamankan sebanyak 16 unit motor dilokasi yang diduga meruoakan pemilik para pelaku judi adu kemiri,” ujar Setyana.

Pihaknya juga mengamankan dua buah pidekan atau alat untuk adu kemiri, 1 tas berisi 51 buah kemiri dan pecahan kemiri yang sudah diadukan.

“Menurut pengakuan para pelaku judi adu kemiri itu sudah dua kali dilakukan di lokasi tersebut. Palaku bisa dikenakan pasal 303 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara.

Salah seorang pedagang muncang yang ikut tertangkap D (45) menyebutkan dirinya baru pertama kali berjualan dilokasi tersebut sudah tertangkap. Diakuinya harga jual kemiri tergantung jenisnya ada yang Rp 20.000 sampai Rp 50.000 per buah.

Sementara salah satu pelaku judi kemiri L (42) mangatakan taruhan adu kemiri itu tergantung harga kemiri. Namun satu kali aduan bisa mencapai ratusan ribu rupiah yang dipertaruhkan. Sebab selain pemilik kemiri yang taruhan penonton pun terkadang ikut taruhan.

Sementara lokasi penggerebegan sempat menjadi tontonan puluhan warga yang penasaran dan ingin menyaksikan lebih dekat peristiwa penggerebekan tersebut. Sebab beberapa kali terdengar suara tembakan ke udara dari pistol polisi yang melakukan penggerebegan Arus lalulintas di seputarn ampera pun sempat terganggu. (Erwin RW)

Komentari

IKLAN
IKLAN
Direktur : H. Usman Rachmatika Kosasih
Pemimpin Redaksi : Duddy RS
Redaktur Pelaksana : Abdul Latif
Teknologi Informatika : Deni Rosdiana
Promosi dan Iklan : Nova Soraya
Kesekretariatan : Dede Nurhidayat, Sopi
Wartawan : Imam Mudofar, Azis Abdullah, Ibnu Bukhari, Astri Puspitasari, M. Jerry

Alamat Redaksi : Jl. RE. Martadinata No. 215 A Kota Tasikmalaya 46151

To Top