Kapolres Ciamis, Silaturahmi dengan Kelompok Tani Ternak

PANGANDARAN, (KAPOL).- Kepala Polisi Resort Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso, SH. SIK. MH mengapresiasi sosok Margiono berpangkat Brigadir Kepala dari Satuan Polisi Perairan Pangandaran Polres Ciamis warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten yang rela meluangkan waktunya setelah bertugas untuk menyabit rumput untuk pakan kambing.

Apresiasi dari atasannya itu disampaikannya saat dirinya melakukan silaturahmi dengan peternak kambing Etawa di kelompok Tani Ternak Sekar Menda Desa Sidomulyo, Kecamatan Pangandaran, dimana Margiono berada didalam kelompok tani ternak tersebut.

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan, bahwa dirinya memberikan apresiasi kepada anggotanya yang telah berkiprah membina warga didesanya untuk mengelola kelompok tani ternak.

“Bahkan kelompok tani ternak yang dikelolanya telah berhasil mengembangbiakan kambing jenis Etawa bersama 26 anggotanya mulai dari 4 ekor hingga 340 ekor dalam kurun waktu 10 tahun,” ucap Bismo, Selasa, 10 Juli 2018.

Atas apresiasi terhadap anggotanya, Bismo menyerahkan bantuan berupa dua alat press untuk kemasan susu kambing Etawa yang dipelihara oleh kelompok tani ternak Sekar Menda Desa Sidomulyo.

Penyerahan bantuan juga disaksikan oleh Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadi, Danramil Pangandaran Mayor Inf, Ikeu Masrika, Kasat Binmas Polres Ciamis, AKP Firman Alamsyah, Kasat Polairud Pangandaran Polres Ciamis AKP Samuji, Kepala Desa Sidomulyo Sugiono, Darma Wanita dari Bhayangkari Polair dan Polres Ciamis serta puluhan anggota kelompok tani ternak Sekar Menda dan warga setempat.

Brigadir Margiono anggota Polair Pangandaran Polres Ciamis mengatakan, kelompok tani ternak mulai melakukan usaha ternak kambing jenis Etawa sejak tahun 2008.

“Kambing yang kami ternak berawal sebanyak 4 ekor. Sekarang sudah mencapai 340 ekor,” kata Margiono.

Menurut Margiono, kambing Etawa yang diternakannya terdapat dua jenis, yakni jenis kambing pedaging dan susu yang sudah menembus pasaran dengan cara dikemasan dengan gelas plastik.

“Tidak perlu dipasarkan, orang sudah banyak yang pesen langsung susu kambing datang ke tempat kami. Malahan kami sempat keteteran karena sekarang kondisi kambing, susu nya sedang kering jadi tidak keluar susunya saat diperas,” ucap Margiono.

Bahkan kelompoknya, kata Margiono, pernah mendapatkan juara kedua dan juara pertama tingkat Provinsi Jawa Barat dalam segi pengelolaan dan administrasi serta kontes kambing Etawa.

“Baru-baru ini kami telah mendapat juara kedua tingkat Provinsi Jawa Barat dalam kontes kambing Etawa di Garut,” ujarnya.

Sebagai anggota Polri, Margiono memiliki motivasi untuk berkecimpung dalam kelompok tani ternak tersebut untuk membangun ekonomi keluarga anggota kelompok melalui peternakan.

Tujuannya kata Margiono, supaya bisa memberdayakan warga melalui kelompok tani ternak sehingga tidak mempunyai pikiran negati yang bisa merugikan masyarakat dengan mengisi kegiatan di kelompok tani.

“Kan kesehariannya bisa diisi dengan mengarit rumput, memberi pakan sampai memproduksi susu dengan cara diperas dari kambing Etawa yang diternak,” pungkasnya. (Agus Kusnadi)***

Komentari