Kasus Ayah Berbuat Asusila, Kembali Terjadi di Malangbong

WARGA Garut kembali dibuat geram dengan ulah seorang ayah yang tega mencabuli anak kandungnya sendiri hingga hamil.

Lagi-lagi, perbuatan ayah bejad ini terjadi di wilayah Kecamatan Malangbong.

Entah apa yang ada dalam pikiran YS, kuli bangunan yang merupakan warga Kecamatan Malangbong.

Pria berusia 44 tahun ini begitu tega menjadikan anak kandungnya sendiri menjadi budak pemuas nafsu bejadnya hingga sang anak akhirnya mengandung anak yang juga sekaligus cucunya.

Perbuatan bejad yang dilakukan YS ini menambah kelam catatan kasus pencabulan yang dilakukan ayah terhadap anak kandungnya di wilayah hukum Polres Garut.

Sebagaimana diketahui, belum lama ini Polres Garut juga telah mengamankan UR (42), tersangka pelaku pencabulan kepada dua anak anak kandungnya di Kecamatan Malangbong.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng, membenarkan telah terjadi kembali kasus pencabulan yang dilakukan seorang ayah terhadap anak kandungnya sendiri di wilayah Kecamatan Malangbong.

Pihaknya pun telah mengamankan tersangka pelaku berinisial dengan inisial YS (44).

“Benar, kami telah mengamankan seorang tersangka pelaku pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri di wilayah Kecamatan Malangbong. Ini kasus kedua yang kita tangani dalam bulan ini,” ujar Maradona, Jumat (12/7/2019).

Dikatakannya, YS diduga telah melakukan tindakan pencabulan terhadap anak kandungnya yang masih di bawah umur.

Akibatnya, sang anak kini tengah hamil dengan usia kandungan 7 bulan.

Maradona menyebutkan, tersangka diamankan dari rumahnya pada 9 Juli kemarin.

Penangkapan terhadap tersangka berawal dari adanya laporan dari ibu kandung korban kerpada polisi.

“Ibu korban merasa curiga ketika melihat perubahana yang terjadi pada anaknya. Selain jadi pemurung, kondisi pisik anaknya juga terlihat ada perubahan seperti orang yang sedang hamil,” katanya.

Akhirnya tutur Maradona, ibu korban berusaha mengorek keterangan dari korban tentang apa yang tengah terjadi dengan dirinya.

Begitu mendengar pengakuan korban kalau dirinya tengah hamil akibat perbuatan ayah kandungnya, ibu korban pun kaget dan langsung memutuskan melaporkan hal itu ke polisi.

Berdasarkan hasil penyelidikan tambah Maradona, diketahui jika pelaku melakukan aksi bejadnya terhadap sang anak di rumahnya sendiri di kawasan Kecamatan Malangbong.

Aksi cabul yang dilakukan tersangka terhadap korban diduga telah berulangkali dilakukan hingga akhirnya sang korban hamil.

Maradona mengungkapkan, pada awalnya korban menolak untuk memenuhi keinginan bejad sang ayah. Namun pada akhirnya korban tak kuasa menolak kemauan sang ayah karena saat itu korban berada di bawah ancaman.

“Untuk memuluskan perbuatannya, tersangkapun mengancam sang anak untuk melakukan kekerasan pisik. Hal ini membuat sang anak tak kuasa menolak walau sebelumnya sempat berontak,” ucap Maradona.

Lebih jauh disampaikan Maradona, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

Penanganan kasus ini sendiri dilakukan jajaran Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Garut. (Aep Hendy S)***

Diskusikan di Facebook
Baca juga ...