Kasus Curanmor Tinggi, Satpol PP Bentuk Tim Patroli Gabungan

JATINANGOR, (KAPOL).- Tingginya tingkatan aksi kriminalitas di wilayah Kec. Jatinangor, membuat Satpol PP gencar melakukan pengawasan ke lingkungan.

Bahkan, upaya mengoptimalkan pengawasan, Satpol PP pun membentuk tim patroli gabungam yang melibatkan unsur TNI, Polri serta Linmas.

Disampaikan, Kasi Trantib Kec. Jatinangor, Yuli Handaka kepada “KAPOL”, Jumat (23/11/2018).

“Triwulan terakhir antara bulan Juni-September dan memasuki November 2018, tingkat kriminalitas di Jatinangor cukup tinggi. Terbilang banyak kejadian kriminalitas seperti curanmor di beberapa titik wilayah Jatinangor,” ucapnya.

Banyaknya kasus kehilangan kendaraan bermotor, kata dia, menjadi alasan dibentuk tim patroli gabungan.

“Patroli, lebih mengedepankan sosialisasi Kamtibmas yang sasarannya pemuda, mahasiswa termasuk komunitas masyarakat,” tutur Yuli.

Ia mengatakan, banyaknya aksi kejahatan di Jatinangor cukup membuat warga serta pendatang tak nyaman.

Sehingga, melalui kegiatan rutin patroli ke lingkungan, diharapkan membuat warga menjadi nyaman.

“Diimbau kepada warga termasuk mahasiswa yang ada di Jatinangor untuk waspada terhadap aksi kejahatan. Mobil atau motor, selalu menggunakan kunci ganda atau alarm ketika parkir,” ujar Yuli.

Berbagai aksi kejahatan, kata dia, terjadi akibat kurangnya waspada dan di lingkungan tak ada aktivitas ronda malam.

“Kita dorong agar warga kembali menggeliatkan ronda malam. Hal itu, agar bisa menekan terjadinya aksi pencurian,” kata Yuli.

Menurut Yuli, Satpol PP Jatinangor pun kini rutin melakukan pengawasan terhadap PKL.

“PKL agar tak beraktivitas di bahu jalan dan tetap harus ikut serta dalam mewujudkan kenyamanan dan ketertiban lingkungan,” tuturnya.

Ia mengatakan, bahkan secara rutin seluruh anggota melakukan kegiatan jumat bersih atau jumsih.

“Semoga, dengan gencarnya kegiatan patroli ke desa-desa dan lokasi rawan kejahatan, bisa membuat pelaku kejahatan tidak nyaman,” ujarnya.

Khusus bagi pemilik tempat kos, ujar dia, agar rutin melaporkan data terkait penghuni ke RT, RW, pemdes dan Satpol PP. (Azis Abdullah)***

Diskusikan di Facebook
Baca juga ...